Jason mengaku membeli 50 tiket 'The Interview' senilai US$ 650 atau sekitar Rp 8 juta di Esquire Theatre, Ohio. Ia membeli tiket tersebut bukan untuk mengajak keluarga atau teman-temannya, melainkan berharap mendapat keuntungan saat menjualnya kembali karena hanya di bioskop itu yang menjual tiket 'The Interview' di kawasannya.
Tetapi Jason harus gigit jari. Ia mengaku kesulitan menjual kembali tiketnya setelah Sony Pictures memutuskan untuk merilis film kontroversial dengan plot pembunuhan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un itu secara digital.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jason mencoba untuk menukarkan tiketnya lagi karena tingkat permintaan yang menurun drastis, sementara penjualan film secara online begitu tinggi. Tetapi ia harus menanggung rugi.
"Aku pikir aku bisa meminta uangku kembali karena di situs bioskop tertulis bahwa tiket refundable," katanya. Namun Manajer bioskop Allyson Duncan mengatakan bahwa ia tidak bisa memberikan refund karena Jason berniat menggandakan keuntungan.
'The Interview' dijual secara digital di YouTube, Google Play, Xbox Video dan situs Sony sejak Hari Natal. Film yang dibintangi James Franco dan Seth Rogen itu juga baru dirilis via iTunes dengan harga US$ 14,99 untuk kualitas HD dan harga sewa US$ 5,99.
(ich/ron)











































