Toto's Film Making Class 2014 Hadir di Jakarta dan Bandung

Toto's Film Making Class 2014 Hadir di Jakarta dan Bandung

- detikHot
Kamis, 06 Nov 2014 13:13 WIB
Totos Film Making Class 2014 Hadir di Jakarta dan Bandung
Ki-Ka: Kepala Sekolah SMK 57 Sri Herwinarti, Presiden KOICA Indonesia KIM Byeong Kwan, Presdir Blitzmegaplex Bernard Kent Sondakh dan Dinas Pendidikan Istaryatiningtias
Jakarta - Regenerasi sineas merupakan salah satu isu yang menjadi kepedulian bersama dalam industri perfilman Indonesia. Blitzmegaplex termasuk pihak yang konsisten dengan program untuk mewujudkan hal itu. Setelah digelar pertama kali tahun lalu, kini program bernama Toto's Film Making Class kembali hadir.

Ingin menjaring lebih banyak sineas muda, Toto's Film Making Class 2014 akan digelar lebih lama di dua kota dan banyak sekolah. Selama dua tahun ke depan Toto's Film Making Class 2014 akan hadir sebanyak delapan kali di banyak sekolah Jakarta dan Bandung.

"Kegiatan ini kami adakan kembali karena melihat animo generasi anak muda Indonesia terhadap dunia perfilman ternyata sangat tinggi. Hal ini dapat dibuktikan dari karya-karya yang dihasilkan oleh para peserta Toto’s Film Making Class di tahun lalu sangat luar biasa. Kami berharap di tahun ini, dengan diadakan di dua kota dan akan berlangsung hingga tahun 2016, karya-karya yang dihasilkan akan lebih baik lagi," ujar Direktur Marketing Blitzmegaplex, Dian Sunardi dalam jumpa pers di Kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (3/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Toto's Film Making Class 2014 juga ingin lebih memperkenalkan karya pesertanya ke mancanegara. Itu sebabnya, CJ CGV (jaringan bioskop di Korea) dan KOICA (Korea International Cooperation Agency) ikut ambil bagian.

Kedua organisasi itu sepakat untuk mendukung Toto's Film Making Class 2014 dari dua aspek. Pertama adalah dukungan meteri oleh CJ CGV dan pengembangan tema yang dilakukan KOICA.

Annie CHO dari CJ CGV, "Untuk dapat terus memotivasi dan menghidupkan aspirasi para peserta, Toto’s Film Making Class 2014 akan memberikan satu set perlengkapan film untuk sekolah yang berprestasi di akhir setiap periode," ungkap perwakilan dari CJ CGV, Annie Cho.

"Pemerintah Korea sangat mendukung, kali ini kami sepakat untuk memasukkan tema sosial, C4D. Yaitu 'Communication For Development' yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian anak muda terhadap tema-tema seperti lingkungan, kemanusiaan, pendidikan dan lain-lain dalam pembuatan filmnya," tambah perwakilan dari KOICA Kim Byung Kwan lagi.

Nama-nama seperti Salman Aristo, Lance Mengong, Ardy Octaviand, Cesa David Luckmansyah dan Aghi Narottama akan didaulat sebagai tim mentor. Dijadwalkan periode pertama bergulir mulai bulan November-Desember 2014 di SMK 57. Selanjutnya periode ke-2 sampai ke-4 akan diselenggarakan di Jakarta pada Februari, Mei dan Agustus 2015.

Memasuki periode ke-5 hingga ke-8 pelatihan akan dipindah ke Bandung pada bulan November 2015 serta Februari, Mei dan Agusuts 2016. Toto's Film Making Class akan mendatangi sejumlah sekolah dan tentu saja dilakukan secara gratis.

Nantinya, film-film terbaik akan diputar di Toto's Film Festival pada September 2015 di Jakarta dan 2016 di Bandung. Jadi, siapkan diri kalian untuk mengikuti pelatihan kelas dunia!

(hap/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads