Film Superhero Adaptasi Komik yang Kurang Populer (1)

Film Superhero Adaptasi Komik yang Kurang Populer (1)

Angga Aliya ZRF - detikHot
Rabu, 03 Apr 2013 09:47 WIB
Film Superhero Adaptasi Komik yang Kurang Populer (1)
Jakarta - Cerita superhero yang diangkat dari komik ke layar lebar tak melulu sukses di pasaran. Bahkan, beberapa di antaranya mungkin belum pernah Anda dengar sebelumnya.

Sejak awal tahun 2000-an, dunia perfilman mulai gencar mengangkat tema superhero komik, sebut saja Spider-Man, Iron Man, Batman, Superman dan lain sebagainya. Tahun ini saja, banyak sekali komik yang diangkat ke layar lebar, contohnya Iron Man 3 dan Man of Steel.

Tapi ada juga film yang langsung dirilis ke DVD tanpa layar lebar sebelumnya, seperti contohnya 'Dredd' yang merupakan adaptasi dari komik Judge Dredd terbitan IDW Publishing. Film 'Dredd' dinilai kurang kuat untuk menarik penonton di bioskop.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa film adaptasi superhero komik di bawah ini mungkin terdengar asing atau bahkan belum pernah Anda dengar sebelumnya. Beberapa sempat masuk bioskop tapi tak laku, sisanya hanya dirilis di DVD.

Dredd

Film adaptasi kedua dari tokoh Judge Dredd si hakim jalanan di masa depan bumi yang suram. Film ini mendapat rating Dewasa untuk tingkat kekerasannya di sepanjang film. Sayangnya, film ini tidak diberi jalan cerita yang menarik sehingga terkesan hambar. Tapi bagi penggemar film yang penuh tembak-tembakan dan ledakan, film ini mungkin cocok untuk Anda.

Fantastic Four

Bukan, ini bukan film yang dibintangi Jessica Alba tahun 2004 lalu, tapi film besutan Roger Corman pada 1994 silam. Kemungkinan Anda pernah menonton film ini sangat kecil, karena tidak pernah dirilis secara resmi.

Ada yang bilang film ini dibuat hanya untuk menguasai hak terhadap para karakternya supaya tidak digunakan oleh pihak lain. Ada juga yang bilang bahwa bos Marvel saat itu, Avi Arad, memutuskan untuk membakar semua cetakan asli film ini karena hasilnya sangat buruk.

Steel

John Henry Irons bisa jadi salah satu karakter yang inspiratif di dunia komik DC setelah lini cerita 'Death of Superman' dirilis. Sebagai manusia biasa, ia merancang sebuah kostum khusus yang bisa membuatnya terbang dan punya kekuatan hampir setara Superman yang telah tiada dibunuh oleh Doomsday dalam cerita tersebut.

Bahkan, Irons yang sebenarnya hanya manusia biasa itu bisa menghajar si pembunuh Superman di wajahnya sampai tewas. Irons adalah superhero yang paling humanis dan rendah hati di dunia komik DC, mirip Batman versi Afrika-Amerika.

Lalu muncullah film adaptasinya yang dimainkan oleh Shaquille O’Neal. Sangat disayangkan.

The Incredible Hulk Returns

Bagi mereka yang berumur kepala tiga mungkin pernah menonton film ini, di televisi atau lewat home video player. Bagi mereka yang lebih muda mungkin lebih familiar dengan serial TV Hulk yang dimainkan oleh Lou Ferigno yang diberi hidung palsu dan badannya dicat hijau.

Film Hulk yang juga dimainkan oleh Bill Bixby sebagai Bruce Banner itu sempat dirilis di layar lebar sampai tiga film. Tapi versi yang ini adalah yang keempat, di mana Hulk bergabung dengan Thor untuk melawan penjahat.

Jangan dikira kerjasama dua superhero ini akan sedahsyat aksi di 'The Avengers', karena pada film ini terlihat cukup norak sebenarnya. Hulk versi Lou Ferrigno memang keren pada masanya, sayangnya Thor versi Eric Kramer digambarkan sangat jelek, mulai dari kostum sampai cara bicaranya yang sok Asgardian terlihat sangat aneh.

Nick Fury: Agent of S.H.I.E.L.D

Ketika mendengar kata Nick Fury, biasanya orang akan langsung mengingat muka Samuel L. Jackson yang muncul hampir di semua film keluaran Marvel. Padahal, Nick Fury yang asli di dunia Marvel adalah orang kulit putih.

Nick Fury versi Samuel L. Jackson berada di lini komik Ultimate Marvel yang dimulai sejak 2000 lalu. Saat itu, pihak Marvel ingin merombak Nick Fury menjadi Afrika-Amerika dengan memakai gambaran Samuel L. Jackson. Jadi sebenarnya, Samuel L. Jackson sudah memerankan Nick Fury di komik lebih dulu baru ke layar lebar, sebelum pertama kali muncul sebagai cameo di film 'Iron Man' tahun 2008.

Tapi tahukah Anda, jauh sebelumnya ia berkulit hitam, Nick Fury versi asli berkulit putih sudah punya film sendiri? Film lepas yang ditulis oleh David S. Goyer ini tidak pernah masuk bioskop dan langsung ditayangkan di televisi. Diperankan oleh David Hasselhoff yang berupaya sangat keras menjadi seorang kulit putih yang 'badass'.

Sudah ada tiga poin yang buruk di situ. Biasanya tiga poin buruk sudah cukup untuk membuat film ini masuk kategori tidak layak tonton.
Halaman 2 dari 6
(ang/ich)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads