Sutradara, produser serta aktor Spike Lee pun menyampaikan kritik usai menonton film tersebut. Menurutnya, terlalu banyak penggunaan kata N**** yang dirasakan bernada ofensif oleh dirinya dan beberapa orang lainnya.
Namun pembelaan datang dari sutradara 'King Arthur' Antoine Fuqua yang juga keturunan Afrika-Amerika. Menurutnya, Tarantino tak bermaksud menyerang siapapun melalui film itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembelaan Antoine diikuti fakta bahwa salah satu bintang utama di film itu adalah Jamie Foxx yang berkulit hitam. Menurutnya, Jamie tak akan mau terlibat dalam produksi film yang menyinggung ras tertentu.
"Jika kamu tidak sependapat dengan seseorang, telepon dia ajak minum kopi, lalu bicarakan masalahnya. Jangan melakukannya di publik," kritik Antoine kepada Spike.
(ich/mmu)











































