Kisah-kisah Masa Kecil dan Awal Karier Taylor Lautner

Kisah-kisah Masa Kecil dan Awal Karier Taylor Lautner

- detikHot
Selasa, 04 Des 2012 13:19 WIB
Kisah-kisah Masa Kecil dan Awal Karier Taylor Lautner
Jakarta -

Terobsesi Olahraga Sejak Kecil

Taylor telah terobsesi dengan keliaran sejak kecil. Ia sering bergulat dengan teman-temannya di dalam ataupun di luar rumah, tak peduli dengan kondisi cuaca.

Jika sedang tak bergulat, ia akan memainkan olahraga lain seperti renang, baseball, sepakbola, berkuda dan basket. Pada usia 6 tahun, ia mendaftar pada Fabino's Karate & Fitness Center. Satu tahun kemudian, Taylor sudah memenangkan tiga piala dalam pertandingan nasional.

Pertama Kali Casting untuk Iklan Burger

Pelatih beladiri Taylor, Mike Chat melihat bahwa anak didiknya memiliki karisma dan bisa punya masa depan di Hollywood. Ia pun berusaha agar Taylor kecil bisa masuk dunia itu.

"Audisi pertama yang didaftarkan pelatihku untukku adalah untuk iklan Burger King. Aku bertemu dengan casting director untuk bintang iklan tersebut, kami berbicara dan ia minta beberapa pose. Itu lucu karena pada waktu itu aku tidak mengetahui apa itu pose. Aku hanya berusia 7 tahun," kenangnya.

Film Pertama

Pada 2001, Taylor membintangi film laga seni beladiri 'Shadow Fury'. Itu bukan merupakan peran yang besar, namun pada film tersebut ia dapat melihat dirinya di layar seperti idolanya, Jean-Claude Van Damme.

Setelah film itu, Taylor banyak mengikuti casting. Kesempatan untuknya juga semakin terbuka lebar. Ia juga sempat menjadi pengisi suara dari Youngblood dalam kartun 'Danny Phantom'.

Peran Superhero

Pada 2005, Taylor mendapatkan kesempatan membintangi 'The Adventures of Sharkboy and Lavagirl in 3-D'. Itu adalah film karya sutradara Robert Rodriguez yang terkenal dengan trilogi 'Spy Kids'.

Selama audisi, Robert meminta Taylor untuk berpose seperti superhero. Taylor masuk, berpose dan menunjukkan kemampuan bela dirinya yang membuat Robert tercengang.

Ia kemudian dipilih memerankan karakter Sharkboy, anak setengah superhero yang diimpikan laki-laki yang selama sepuluh tahun jadi korban bullying di sekolahnya. Lewat perannya itu, ia berhasil masuk nominasi Young Artist Awards.

Tak Tahu Novel 'Twilight' ketika Audisi Peran Jacob Black

Ketika Taylor mengikuti audisi untuk peran Jacob Black, ia mengaku belum membaca cerita 'Twilight'. Namun setelah tahu ceritanya, ia langsung bersemangat dan percaya akan potensi film tersebut.

"Jacob adalah pengalaman pertamaku dengan seorang tokoh yang mengambil alih seorang tokoh yang memiliki peran kecil, yang kemudian tumbuh membentuk suatu keutuhan yang menyebabkan aku tidak dapat menguncinya di dalam peran yang kecil," ujarnya.

Halaman 2 dari 6
(ich/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads