Ingin memberikan dukungan bagi pengembangan film pendek, Kemendikbud membentuk tiga kegiatan yakni Program Dukungan Partisipasi Internasional, Program Dukungan Pengiriman Film Pendek ke Festival Film Internasional, dan Program Apresiasi Insan Film Pendek Indonesia. Kegiatan tersebut akan berlangsung sekitar November hinggan Desember 2012 mendatang.
Dalam jumpa pers di gedung Kemendikbud, Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (19/10/2012) peluncuran program tersebut, hadir Hanung Bramantyo (Sutradara), Vivian Idris (Produser), Lalu Roisamri (Penggiat Film) dan Ladya Cheryl (Aktris). Sementara Wakil Menteri Kebudayaan Wiendu Nuryanti yang dijadwalkan menjadi pembicara ternyata tak muncul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya senang sekali Kemendikbud tak hanya mengapresiasi tapi juga turut mendanai kegiatan ini," ujar Hanung.
"Banyak hal yang membuat orang malas untuk membuat film. Padahal membuat film itu mudah, apalagi film pendek. Ketika film pendek dapat dibuat secara mudah tapi tanpa wadah yang bisa menayangkan film pendek hal ini akan sia-sia. Nah program ini akan jadi wadah buat mereka," tambahnya.
Sementara itu Vivian Idris yakin organisasi, komunitas, dan insan film pendek Indonesia mampu memberikan 200 lebih film pendek untuk kemudian diboyong ke festival internasional. "Saya rasa bukan cuma 200 film pendek yang mampu diberikan insan perfilman kepada kami. Saya pikir sebanyak lebih 250 film akan mampu dikirim ke kami, lalu kami saring dan kita bawa ke festival film luar negeri," jelasnya.
Organisasi, Komunitas, dan Insan Film Pendek Indonesia dapat mengajukan proposal untuk mendapatkan dukungan yang akan diseleksi oleh komite yang beranggotakan Hanung Bramantyo (sutradara), Tito Imanda (Akademisi), Vivian Idris (Produser), Sari Mochtar (produser), Ifa Isfansyah (sutradara), Amanda Marahimin (produser), Ladya Cheryl (Aktris), Lalu Roisamri (Penggiat Festival), dan Zakiah (Komunitas Film).
(kmb/nu2)











































