Nakoula dinyatakan melanggar masa percobaannya atas penipuan cek pada 2010, tindak penipuan, serta pernyataan palsu kepada petugas. Karena hal tersebut, ia dianggap membahayakan bagi publik.
"Saat ini, pengadilan kehilangan kepercayaan pada terdakwa," ucap sang hakim seperti dilansir Aceshowbiz, Jumat (28/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nakoula yang seorang Kristen Koptik dan tinggal di California Selatan itu sebelumnya pernah ditangkap pada 2009 setelah agen federal menggeledah rumahnya di Cerritos, menuduh dia menciptakan identitas palsu untuk membuka rekening kartu kredit dan menarik puluhan ribu dolar dari rekening palsunya. Setahun kemudian ia dinyatakan bersalah atas empat tuduhan, termasuk penipuan bank dan pencurian identitas.
Setelah dijatuhi hukuman 21 bulan penjara federal, ia dibebaskan pada Juni tahun lalu.
Nakoula menjadi perhatian dunia setelah film "Innocence of Muslim" beredar luas di YouTube. Film amatir itu menyebabkan protes berdarah di berbagai negara Timur Tengah karena menampilkan Nabi Muhammad dengan cara yang ofensif.
(ich/mmu)











































