Film tersebut mengambil setting cerita zaman penjajahan Jepang. Karakter Roro dikisahkan sebagai perawat yang jatuh cinta dengan tentara Negeri Sakura bernama Sato.
Benih-benih cinta yang semakin tumbuh membuat keduanya memberanikan diri untuk menyusun rencana kabur dan membangun keluarga. Hingga akhirnya sang suster termakan bujuk rayuan si tentara sampai ia hamil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Roro menegaskan jika adegan tersebut hanya sekilas dan tidak melakukan kontak fisik sesungguhnya. "Itu setting posisi aja, padahal nggak ngapa-ngapain," tuturnya.
Ternyata Sato melanggar janjinya menikahi sang suster hingga ia tewas terbunuh karena terjepit lift saat ditahan tentara Jepang. Kemudian sang suster gepeng pun bersumpah akan menghantui semua keturunan Sato.
Roro yang lahir pada 29 Desember 1987 itu mengaku sangat tertantang dengan perannya kali ini. Namun ada adegan yang kurang nyaman ia lakukan. Apa itu?
"Saat adegan terjepit lift, itu darahnya muncrat ke muka saya. Dan cairan darah buatan itu bikin mual," keluhnya.
'Bangkitnya Suster Gepeng' mulai tayang di bioskop pada 11 Oktober mendatang.
(ich/ich)











































