Putra mendiang musisi Deddy Dores, Calvin Dores, buka suara terkait respons negatif netizen atas niatnya menjual kornea mata senilai Rp 350 juta. Ia membantah keras, tudingan yang menyebut sebagai sosok pemalas yang hanya ingin mencari jalan pintas tanpa berusaha bekerja secara layak.
Pria yang kini menetap di kawasan Tangerang Selatan itu menegaskan, selama ini tetap berupaya mencari nafkah melalui berbagai bidang jasa. Hanya, penghasilan dari pekerjaannya tidak memiliki pendapatan tetap setiap bulannya.
"Kerjaan gua itu, gua bukan pekerja karyawan ya kan. Gua tuh self-employee gitu lo, gua tuh bekerja di bidang jasa jadi project-nya atau kerjaannya selesai dibayar," kata Calvin Dores saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Senin (25/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Tentang Istri Baru Anji, Dena Desy |
Selama ini, ia melakoni berbagai pekerjaan mulai dari menciptakan lagu, menjadi calo motor, hingga menjadi joki game online demi menyambung hidup. Namun, ia mengakui kondisi finansialnya sedang berada di titik terendah karena, tidak ada pemasukan sama sekali dalam tiga bulan terakhir.
Kondisi ekonomi yang sulit sempat membuatnya mencoba melamar pekerjaan di berbagai instansi. Namun, niat tersebut selalu terbentur oleh kendala latar belakang pendidikan karena, hanya memiliki ijazah sekolah dasar (SD).
"Ya kalau yang ngomong begitu, bilang 'Kenapa kerja lu?' cariin aja kerjaan buat gua, ayo gua kerja tapi ijazah gua SD. Bisa gak lu? Gua yang nawarin kerja di instansi negara ada dua walaupun jadi sopir pribadi ada gaji UMR yang satu jadi pegawai honorer. Nah itu dia kendalanya gua, gua bukan lulusan SMA," terangya.
Baca juga: Rahasia Body Goals Masayu Clara Usai Lahiran |
Calvin Dores menjelaskan sebagai pekerja lepas, penghasilannya tidak menentu dan sangat bergantung pada ada atau tidaknya proyek. Pendapatan tersebut, bisa sangat tinggi namun bisa juga tidak ada sama sekali.
"Masalahnya gua kan gak ada gaji, gaji gua abu-abu. Memang kalau lagi ada, gaji manajer aja kalah sama gua. Kalau lagi ada, kalau lagi gak ada ya bener-bener gak ada gitu," terangnya lagi.
Meski diterpa komentar miring, pria yang juga sedang berjuang mengobati penyakit jantung ibundanya ini mengaku enggan mengambil pusing. Ia tetap fokus pada impiannya, untuk membangun usaha seperti bisnis laundry agar bisa memberikan kehidupan yang lebih stabil bagi anak dan istrinya di masa depan.
"Gua tuh punya mimpi, gua pengen punya sesuatu something. Gua sebenarnya ada sih di kepala cuma gua gak mau gua bocorinlah gitu kan. Gua punya sesuatu ya gua menggerakkan ini terus gua buka lapangan kerja nih buat teman-teman gua. Gua pengen begitu cita-cita gua," pungkasnya.
(ahs/wes)











































