FPI ingin mengetahui alasan LSF meloloskan film yang dibintangi mantan bintang porno asal Jepang, Maria Ozawa itu. Mereka pun mengaku akan memantau 'Menculik Miyabi' selama tayang di bioskop.
"Kita akan datangi LSF dan bertanya alasan mereka meluluskan film itu," kata Ketua DPD FPI DKI Jakarta, Habib Salim Alatas saat dihubungi detikhot via ponselnya, Rabu (5/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan sampai nanti masih ada unsur pornografinya, eh malah lolos," lanjut Salim.
Pada 2009, FPI memprotes 'Menculik Miyabi'. Mereka memprotes artis Jepang itu main di film Indonesia karena khawatir film tersebut akan mengandung pornografi. Karena kedatangan Miyabi ditolak, Maxima lantas memindahkan lokasi syuting Miyabi di Jepang. Kamis (6/5/2010) besok film 'Menculik Miyabi' akan beredar.
LSF menyatakan 'Menculik Miyabi' telah lulus sensor. Semua pihak yang ikut menyensor, termasuk pemuka agama pun telah sepakat memberikan kategori Remaja (R) untuk film itu.
(ebi/iy)











































