MUI Jatim Himbau Warga Tidak Nonton '2012'

MUI Jatim Himbau Warga Tidak Nonton '2012'

- detikHot
Minggu, 22 Nov 2009 12:00 WIB
MUI Jatim Himbau Warga Tidak Nonton 2012
Surabaya - Cerita dalam '2012' makin membuat banyak orang penasaran. Dari hari ke hari antrean orang melihat film tentang kiamat makin membludak di bioskop-bioskop, meski film itu menjadi kontroversi para ulama.

Meski tidak mengharamkan, namun MUI Jatim mengimbau agar '2012' tidak ditonton. Imbauan itu dikeluarkan karena tidak ada gunanya menonton film bertemakan hari kiamat tersebut.

"Meski kami tidak mengharamkan, namun secara lisan kami mengimbau agar film itu (2012) tidak ditonton," ujar Ketua MUI Jatim, KH Abdus Shomad Bukhori saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (22/11/200).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasannya, kata Bukhori, banyak. Film tersebut tidak berdasar karena dalam Islam tidak ada yang mengetahui kapan kiamat itu datang. Kiamat memang akan datang tetapi waktunya kapan, tidak ada yang tahu. Ayat tentang itu banyak terdapat di dalam Al Quran seperti di Surat Al A'raf 187-188, Surat Ibrahim 19 dan masih banyak surat yang lain.

"Selain itu dengan melihat film tersebut, moral dan akidah bisa jadi rusak karena percaya dengan apa yang orang tidak tahu kapan datangnya," tambah Bukhori.

Bukhori bahkan mengaku bahwa film tersebut bisa jadi adalah agenda barat yang sekali lagi bertujuan untuk mengacaukan Islam. Seperti diketahui berkali-kali dunia barat merecoki dan menghina umat Islam dengan mengeluarkan bahan-bahan hinaan seperti karikatur Nabi Muhammad, film 'Fitna' dan lain-lain.

"Barangkali ada misi khusus dari barat. Apa itu maunya," tandas Bukhori.

Sebelumnya MUI Kabupaten Malang telah mengharamkan film tentang kiamat tersebut. MUI Malang berpendapat film tersebut bisa menyesatkan masyarakat dan tidak layak ditonton.
(iwd/hkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads