Main Stage

Rayssa Dynta Kenal Musik dari Kecil

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Minggu, 11 Apr 2021 18:02 WIB
Rayssa Dynta
Rayssa Dynta Kenal Musik dari Kecil (Foto: Dikhy Sasra)
Jakarta -

Rayssa Dynta kini mantap memilih berkarier di musik. Jauh sebelum itu, kakek dan neneknya adalah dua orang yang berpengaruh dalam keputusannya itu. Sebab dari mereka lah Sasa -- panggilan akrab Rayssa Dynta -- kecil mengenal musik.

Perempuan kelahiran 8 Februari 1995 itu besar bersama kakek dan nenek yang mencintai musik. "Mereka pun penikmat musik, suka nyanyi, suka main instrumen," kisah Rayssa Dynta dalam wawancara dengan detikcom, baru-baru ini.

Ketertarikannya untuk belajar musik berawal dari dirinya yang ingin meniru neneknya yang piawai memainkan piano. Akhirnya, dia mempelajari cara memainkan instrumen tersebut. Rayssa Dynta sempat mengikuti les piano tapi tidak selesai.

Ia masih ingat, sejak kecil, dirinya memang sudah gemar membuat lagu. Salah satu lagu yang dibuatnya saat kecil adalah lagu tentang menanam bunga.

"Kalau yang on tape nyokap gue ngerekam itu lagu tentang nyiram bunga. Tapi, itu waktu kecil banget. Karena suka nonton televisi lagu-lagu anak kecil gitu kali yah," kenangnya.

Masuk ke bangku perkuliahan, ia pun mulai mengenal sejumlah teman yang berkecimpung di dunia musik. Rayssa Dynta pun mulai mencoba memberanikan diri untuk membuat lagu dan menyelami musik lebih dalam.

"Kalau dikenalkan musik sebagai karier, baru setelah kuliah, sambil kuliah. Main-main awalnya. Ngelihat teman-teman yang kerja di musik kok kayanya seru, penasaran, akhirnya nyoba," cerita dia.

Pada mulanya, ia menyanyikan lagu orang lain yang direkamnya secara sederhana menggunakan ponsel. Biasanya, dia mengiringi lagu yang ia tulis dengan gitar atau ukulele. Lagu itu kemudian diunggahnya ke Soundcloud.

Lambat laun, Rayssa Dynta mulai menciptakan lagunya sendiri dan diperdengarkan pada teman-teman dekatnya. Secara perlahan, dia pun akhirnya mulai memiliki tekad untuk mempublikasikan lagu ciptaannya.

"Turning pointnya adalah mungkin saat punya banyak lagu yang awalnya cuman untuk dinikmati sendiri, udah numpuk filenya, yang dengerin cuman orang-orang yang nebeng di mobil. Kok terbatas ya? Kebetulan orang-orang sekitar sangat mendukung kayak, 'Ya sudah sebar luaskan, coba aja dulu'. Dan gue orangnya, ya udah coba saja dulu. Begitu dicoba seru, eh jadi nyangkut," ujarnya.

Lagu-lagu ciptaannya itu pun ia rangkum dalam mini album perdananya yang berjudul Prolog. Mini album tersebut rilis di 2018.

(srs/dar)