Main Stage

Amanda Caesa Jadikan Kim Mingyu Inspirasi Tulis Single Perdana

Dyah Paramita Saraswati - detikHot
Kamis, 01 Okt 2020 11:27 WIB
Amanda Caesa saat berkunjung ke kantor detikcom.
Amanda Caesa ungkap sosok inspiratif ketika menggarap single perdana Foto: Asep Syaifullah/detikHOT
Jakarta -

Amanda Caesa kini telah memiliki dua single, yakni Even If You Aren't There for Me dan Half a Soul. Putri dari komedian Parto itu memulai karier bermusiknya pada 2019 dengan meluncurkan single pertama.

Saat bertandang ke kantor detikcom baru-baru ini, Amanda Caesa membagikan inspirasinya ketika ia menulis Even If You Aren't There for Me.

Dia mengatakan lagu itu berangkat dari kegemaran terhadap sosok Kim Mingyu yang merupakan personel dari boyband asal Korea Selatan, Seventeen.

Karena begitu mengidolakan Kim Mingyu, ia membayangkan sebagai penggemar. Bahkan ia rela akan selalu ada untuk idolanya meski pun tidak mengenalnya secara pribadi.

"Liriknya itu aku ngasal-ngasal, berandai-andai aku ingin kenal sama Mingyu, aku akan selalu berada di sampingmu meski pun kamu nggak kenal aku, sebenernya gitu awalnya," cerita Amanda.

Setelah lagu untuk Mingyu itu ditulisnya, ia mulai merasa akan lebih relevan dengan banyak pendengar apabila lagu itu dibuat seolah kisah percintaan di keseharian yang dapat dialami orang lain.

"Tapi lama-lama kayaknya lebih nyaman dan lebih relatable kalau cerita tentang orang yang pacaran tapi cintanya bertepuk sebelah tangan," ujarnya.

Amanda Caesa saat berkunjung ke kantor detikcom.Amanda Caesa saat berkunjung ke kantor detikcom. Foto: Asep Syaifullah/detikHOT

Musisi kelahiran 23 Desember 2002 itu melanjutkan, "Ini tentang seseorang yang bucin (budak cinta) sama pasangannya, di lagu ini pasangannya ini nggak begitu mencintai dia sebesar si dia ke pasangannya."

Sedangkan single kedua yang berjudul Half a Soul bercerita tentang rasa patah hati yang mendalam setelah putus cinta dengan kekasih.

Menurut Amanda Caesa, ia menulisnya berdasarkan cerita yang ia dengar dari teman-temannya.

"Half of Soul itu tentang seseorang yang ditinggalin sama kekasihnya, padahal sudah senang brg, berjuang bareng terus ditinggalin," tutur dia.

"Aku belum berpengalaman sebenernya, tapi teman-temanku ada yang curhat jadi aku tuangin aja ke lirik aku," sambung Amanda.

Pada proses kreatif dalam penggarapan lagunya, Amanda Caesa mengaku lebih nyaman berkhayal dan mengambil pengalaman dan kisah orang lain sebagai cerita dari lagu-lagunya.

Inspirasi dari lagunya kebanyakan datang dari cerita teman, film yang ditontonnya bahkan lagu yang dia dengarkan.

"Kalau aku nyamannya ini aku yang berandai-andai sih, jadi aku emang sering banget halu (halusinasi), jadi aku lebih nyaman berandai-andai tapi ada orang lain yang ngalamin," ungkap Amanda.

"Soalnya kalau kisah cintaku sendiri, aku belum banyak berpengalaman jadi kalau diangkat ke lagu kayaknya kurang menarik. Akhirnya aku banyak cari dari dunia luar, dari curhatan temen, film yang aku tonton, atau lagu-lagu," katanya lagi.



Simak Video "Curcol Amanda Caesa Menghadapi Teman yang Suka Memanfaatkan Kita"
[Gambas:Video 20detik]
(srs/tia)