DetikHot

Main Stage

Buka Lembaran Baru, Dekat Kini Berusaha Jujur

Rabu, 30 Mei 2018 15:39 WIB  ·   Dyah Paramita Saraswati - detikHOT
Buka Lembaran Baru, Dekat Kini Berusaha Jujur Dekat. Foto: Amanda Rachmadita
Jakarta - Sebagai sebuah grup, Dekat bisa terbilang masih memiliki usia yang muda. Trio yang beranggotakan Kamga, Chevrina, dan Tata tersebut baru tersebut baru terbentuk beberapa tahun belakangan ditandai dengan rilisnya album 'Lahir Kembali' (2014).

Meski ketiganya sudah pernah bernaung dalam band lama mereka, para personel Dekat menggaris bawahi bahwa grup musiknya kini adalah sesuatu yang baru. Mereka menolak untuk mengungkit-ungkit masa lalu ketika ketiganya tergabung dalam kelompok musik sebelumnya.

"Banyak yang agak susah ngerti kalau Dekat ini new loh, jangan gara-gara mukanya sama, oh ganti nama, nggak kami nggak ganti nama. Jadi yang lama udahan, kami bikin lagi band baru," tegas salah satu personel Dekat, Chevrina, saat bertandang ke kantor detikHOT, baru-baru ini.


Chevrina bersama dengan dua personel lainnya, Kamga dan Tata, mengaku ingin membuka lembaran baru dengan berusaha menyajikan musik yang lebih jujur.

Kamga masih ingat bagaimana ketiganya merasa tidak terhubung dengan lagu yang mereka buat dan nyanyikan. Ia menggambarkan, ketiganya pernah tiba di satu titik dimana mereka merasa seperti mesin.

"Salah satu alasan kami untuk mau ngeband lagi, adalah karena kami ngerasa, kami sempet ngerasa main musik dan kami ada diskoneksi antara lagu yang kami nyanyikan sama perasaan kami. Nyanyi tuh akhirnya badan kami udh jadi kaya mesin. Kami nyanyiin hal yang kami nggak percaya, hal yang kita tidak aminkan. Yang paling nggak nyamannya adalah ketika orang mendengar nyanyian kami dan liriknya tuh mereka mengamini liriknya, tapi kami yang nyanyi tuh nggak," kisah Kamga.

Buka Lembaran Baru, Dekat Kini Berusaha JujurKamga 'Dekat'. Foto: Amanda Rachmadita


Akhirnya mereka dihadapkan oleh dua pilihan, yang pertama adalah memilih melanjutkan dengan perasaan tidak nyaman atau menutup lembaran lama, memulai semuanya dari awal, dan benar-benar melakukan apa yang mereka sukai dari hati. Pilihan pun jatuh pada yang kedua.

"Ternyata mau sampai kapan pun, kalu kalau kami nggak berani keluar dari zona nyaman ini, kami nggak akan pernah bisa untuk bermusik yang jujur," ucap Kamga.

Setelah membawakan lagu yang liriknya benar-benar berangkat dari kisah yang benar-benar mereka alami, para personel Dekat sepakat bahwa ketiganya merasakan perasaan berbeda yang tak bisa dibayar oleh apapun.

Tata 'Dekat'. Tata 'Dekat'. Foto: Amanda Rachmadita


"Ketika kami pada akhirnya mencoba terjun ke situ dan manggung untuk pertama kalinya, pas kita denger lagu kami pertama kalinya, iya ini sih yang dari dulu, ada satu kehausan yang belum berhasil dicapai, akhirnya 2014 itu kami capai," sambungnya.

Tak ingin mengulangi hal yang sama, Dekat sadar bahwa mereka harus menuangkan apa yang ada di dalam hati dan kepala mereka lewat lagu. Hal itu yang coba mereka pertahankan dalam karya-karya mereka kini dan juga nanti.

"Memang perasaan itu yang selalu kami ingin punya. Kaya ketika kami nyanyiin sesuatu, kami tahu lagu ini mean something to us dan ketika lagu ini connect banget sama orang misalnya, berarti kami tahu kalau, oh kita lagi ada di fase yang sama nih, kita bisa saling menguatkan," tutur Kamga.

Chevrina 'Dekat'.Chevrina 'Dekat'. Foto: Amanda Rachmadita


Diakui ketiganya, memulai kembali bukan lah hal yang mudah. Tahun 2014, adalah tahun yang dirasa cukup berat. Saat itu, produser mereka sempat meninggalkan mereka, mereka juga mengalami benturan secara finansial dan hal-hal lainnya sebagai band yang baru lahir.

"Kami kena banyak benturan sih dan benturan di sini kami lebih nganggepnya benturan band baru lah. Benturan pengalaman, trial error," aku Kamga.

Benturan tersebut hingga kini beberapa masih mereka alami, namun mereka tidak berhenti belajar. Meski berat, Chevrina, Kamga, dan Tata sepakat bahwa kini mereka tengah berada di jalan yang tepat.

"Buat kami ini udah hal yang benar, gimana caranya kami bisa maintain, supaya idenya nggak berhenti," ujar Kamga.



(srs/dar)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed