Cerita dari Abbey Road tentang Album ke-9 /rif

Main Stage

Cerita dari Abbey Road tentang Album ke-9 /rif

M. Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Rabu, 29 Jul 2015 11:45 WIB
Cerita dari Abbey Road tentang Album ke-9 /rif
/rif di studio rekaman di Abbey Road Studios, Inggris (dok.pri)
Jakarta - /rif saat ini tengah mempersiapkan peluncuran album terbarunya. Album yang belum diberi nama ini akan menjadi koleksi ke-9 band cadas asal Bandung tersebut.

Bedanya, album itu diperlakukan secara spesial di antara delapan album sebelumnya. Direkam di Abbey Road Studios di Inggris dengan materi berbahasa Inggris, dan dikerjakan teknisi The Beatles adalah perlakukan spesial itu.

"Alhamdulillah kita berhasil rekaman di Abbey Road Studios bulan Maret kemarin. Rekamannya selama tiga hari, mixing dan mastering sekitar satu minggu. Albumnya full bahasa Inggris, direkam secara 'live' di Studio 3 Abbey Road. Rezeki juga buat kita, karena teknisinya adalah nama-nama besar di industi musik dunia," buka vokalis Andy saat berbincang bersama detikHOT beberapa waktu lalu di Kawasan Jakarta Pusat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita itu melamar Abbey Road akhir Januari. Nah kaya dimudahkan karena kita langsung dapat jadwal itu 2-6 Maret. Padahal katanya, kalau mau booking di sana itu palingg nggak satu tahun sebelumnya. Kebetulan lagi, materi kita juga sudah siap semua," tambah Andy lagi.

detikHOT yang berkesempatan mendengarkan beberapa lagu di album tersebut merasakan nuansa Inggris yang kental. Selain itu juga, sangat terasa distorsi tanpa ampun yang renyah nan catchy.

Teknisi tersohor Sam Okell (2 Piala Grammy Awards, mengerjakan re-mastering seluruh lagu The Beatles dan Paul McCartney, membantu The Cribs, Counting Crows, Mars Volta dan scoring film 'Harry Potter and the Deathly Hallows') adalah orang yang ada di balik karya tersebut. Dia dibantu temannya, Paul Pritchard yang sudah delapan tahun bekerja untuk Abbey Road Studios.

"Kesulitan bisa dibilang nggak ada. Paling cuma ketegangan saja, karena kami nggak pernah berhadapan dengan teknis sekaliber mereka. Ternyata proses di sana sangat menyenangkan dan lancar," cerita gitaris Ovy.

"Mereka juga menyanggupi seluruh permintaan alat-alat kami. Karena dari Jakarta, kami cuma bawa gitar dua dan gitar bass satu. Sisanya semua dipersiapkan oleh Abbey Road, termasuk drumm gue," timpal Maggi.

Dengan keistimewaan yang mereka dapat, band pelantun 'Salah Jurusan' itu pun siap berjalan dengan luapan energi baru.

"Kami ingin punya hasil yang jadi standar internasional. Biar bisa dinikmati kuping-kuping pecinta musik dunia. Ini adalah langkah awal kami menuju global market," tutup Andy.

Rencananya dalam waktu dekat, album ke-9 itu akan dirilis lebih dulu secara internasional. Sedangkan di Indonesia sendiri, /rif sudah merilis single andalan terbarunya dari Abbey Road, berjudul 'Turn Off the Light'.

(mif/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads