Berikut detikHOT merangkum fakta dan impian Pongki Barata, mulai menjadi petani, pingsan di atas panggung sampai album 'ajaib'.
Menjadi Petani
|
|
"Saya itu mau punya sawah yang luas gitu, beratus-ratus hektar. Terus saya jadi petaninya, taktanamin sayuran kan, jadi istriku bisa prmosi rawfood itu dari sayuran sendiri. Enak juga, jauh dari hingar-bingar perkotaan kan," tuturnya kepada detikHOT beberapa waktu lalu.
Pingsan di Soundrenaline 2003
|
|
"Waktu itu Jikustik lagi padat-padatnya tur, terus kita juga main di Soundrenaline tahun 2003, di Padang deh kalau nggak salah. Nah, saya itu lagi masuk angin, pas masuk lagu terakhir, kru bilang saya juga sudah nggak kuat, tapi saya maksa sampai bait lagu terakhir. Ujungnya, saya pingsan jadinya ," cerita suami Sophie Novita itu kepada detikHOT.
"Nah, yang bikin nggak bisa lupa itu, besokannya semua headline koran itu tentang saya. Bahkan Slank atau yang lain itu nggak jadi berita utamanya. Nggak mungkin saya lupa itu," tandasnya Pongki.
Musisi yang Takut Sensasi
|
|
"Artis yang bikin-bikin sensasi itu yang berani mati. Saya sih bukan tipikal yang pengambil risiko untuk hal-hal seperti itu. Ada keluarga, ada anak, kasihan," sambungnya.
Album Gitar
|
|
"Saya ingin punya album yang konsep utamanya gitar, fokusnya gitar. Saya sudah mulai dengan Baim di lagu 'Seperti yang Kau Minta' versi album 'Pongki Meets the Stars'. Ke depannya saya mau bikin satu album penuh," jelas Wega-sapaan akrabnyal.
Konsep Baru Penjualan Karya Musik
|
|
"iTunes nggak bisa menjangkau semua karena nggak semua orang punya kartu kredit. RBT (Ring Back Tone) juga nggak enak karena cuma reff aja. Cetak CD, toko buat menjualnya tutup. Saya bingung, kalau dibilang jualan online itu ribet tapi 'online shop' aja laku berat. Kalau dibilang beli CD Rp 100 ribu mahal, mereka beli sepatu Rp 200 ribu baik-baik saja. Padahal dua-duanya pun bukan barang primer." ujarnya penuh semangat.
Dengan sedikit ke-pede-annya, penulis lagu 'Selamat Malam Dunia' itu membuat cara sendiri untuk menjual karyanya. Yaitu sistem transfer, langsung ke dari rekening pembeli menuju rekeningnya dan lagu akan dikirim dari Pongki ke pembelinya lewat transfer data. Hasilnya, tetap belum bisa dibilang berhasil.
Halaman 2 dari 6











































