Trauma Kecurangan Produce 101, K-Netz Boikot Girls Planet 999

Tim detikcom - detikHot
Sabtu, 07 Agu 2021 21:04 WIB
Girls Planet 999
Foto: dok. iQiyi
Jakarta -

Mnet kembali menayangkan survival show setelah Produce 101 terlibat skandal manipulasi voting. Berkonsep hampir sama, mereka menayangkan acara berjudul Girls Planet 999.

Dalam acara ini, akan ada 99 trainee perempuan untuk memperebutkan posisi dalam sebuah girlband yang akan didebutkan usai acara. Para trainee datang dari negara berbeda, yaitu Korea, China, dan Jepang.

Konsep angkasa luar menjadi gimmick acara ini. Mnet menciptakan sebuah dunia imajiner bernama Girls Planet sebagai tempat pertarungan para trainee.

Seperti seri Produce sebelumnya, acara dipandu oleh seorang aktor atau penyanyi papan atas. Kali ini, Yeo Jin Goo didapuk menjadi host atau yang disebut Planet Master.

Girls Planet 999 menggaet Tiffany SNSD dan Sunmi eks Wonder Girls sebagai mentor. Walaupun tak lagi aktif dalam grup, keduanya adalah ikon dari girlband generasi dua yang punya nama besar.

Namun ternyata, hal-hal tersebut tak banyak menarik perhatian penonton. Berdasarkan data dari Nielsen Korea, episode pertama program tersebut hanya menarik rating penonton sebesar 0,46 persen.

Jika dibandingkan dengan rating program-program sebelumnya, Girls Planet 999 meraih persentase rating terendah di episode pertama. Episode pertama Produce 101 mendapatkan rating 0,5 persen, Produce 101 S2 dimulai dengan rating 1,6 persen, Produce 48 mendapatkan rating 1,1 persen untuk episode pertama, dan Produce X 101 mendapatkan rating 1,4 persen.

Hal ini kemungkinan disebabkan oleh sejumlah netter Korea yang memutuskan memboikot acara tersebut. Banyak yang sudah terlanjur kecewa karena skandal manipulasi voting yang terjadi di seri Produce 101.

"Biarkan mereka melakukan apa yang mereka mau. Tidak akan ada satupun yang menonton," ungkap salah satu netter.

"Hentikan bicara soal acara ini sekarang," tambah lainnya.

"Karena mereka sudah tertangkap sekali, kali ini mereka akan menggunakan cara yang lebih kotor, lebih rahasia untuk memanipulasi voting," timpal netter lain.



Simak Video "Suka Cita Syakir Daulay 6 Tahun Jadi Santri"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/wes)