Konseling soal Kesehatan Mental Masih Tabu di Kalangan Idola K-Pop

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Selasa, 21 Apr 2020 12:02 WIB
Kim Heechul
Foto: YouTube
Jakarta -

Tak pernah mudah jadi seorang idola K-Pop. Ketika mereka dihujani pujian dan cinta dari fans, di saat yang sama mereka tetap harus menerima komentar jahat dari netizen.

Komentar-komentar jahat tersebut bisa jadi sangat melukai mental para idola K-Pop. Sehingga tak jarang manajemen mengambil tindakan tegas untuk memburu para komentator jahat dan melaporkan mereka ke pihak berwajib.

Kang Daniel hingga personel TWICE terbilang dua di antara banyak idola K-Pop yang pernah bermasalah dengan komentar jahat netizen. Tak jarang pula karena komentar-komentar ini, idola K-Pop mengalami tekanan hingga harus hiatus karena masalah kesehatan mental mereka.

Lalu, bagaimana sebenarnya manajemen membantu artis-artisnya dalam masalah kesehatan mental karena komentar jahat?

Dalam sebuah episode acara '7.7 Billion in Love', member Super Junior Kim Heechul memberi sedikit bocoran. Dia mengungkapkan bahwa di konseling soal kesehatan mental masih jadi topik yang sangat tabu di Korea Selatan.

"Kalau orang-orang tahu kau pergi ke dokter (untuk konseling), itu akan memunculkan komentar-komentar yang lebih jahat," katanya seperti dikutip dari TV Report pada Selasa (21/4/2020).

Heechul lalu menjelaskan bagaimana SM Entertainment membuat sistem konseling pribadi buat artis-artisnya. Termasuk ketika mereka merasa tertekan dengan komentar-komentar jahat tersebut. Menurut Heechul, manajemennya juga berusaha melakukan hal sebaik mungkin untuk membantu artis-artis mereka dalam hal kesehatan mental.

Namun Heechul menambahkan cukup sulit untuk membuat mental seseorang tetap kuat meski telah melakukan konseling. Menurutnya, komentar negatif bisa sangat mudah menghancurkan kepercayaan diri yang mulai muncul setelah konseling.

"Artis lain (di SM) dan aku pribadi merasa (cara SM tersebut) sangat baik. Tapi terbesar dari komentar jahat adalah meski semua orang membantumu, satu komentar saja bisa menghancurkan semua itu. Itulah kenapa komentar jahat harus dilaporkan," tandasnya.

Manajemen seperti JYP hingga KONNECT Entertainment yang membawahi Kang Daniel menunjukkan ketegasan dalam hal komentator jahat di internet dengan mengumpulkan bukti dan melaporkan ke pihak berwajib. EDAM Entertainment, manajemen IU, juga salah satu yang mengambil tindakan serupa buat melindungi artisnya.



Simak Video "Siwon SuJu yang Makin Rajin Nge-tweet dalam Bahasa Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(aay/dal)