Imbas Munculnya Petisi, Snowdrop Ditinggal Sponsor

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Senin, 20 Des 2021 14:47 WIB
Jisoo BLACKPINK
Foto: dok JTBC
Jakarta -

Walaupun sempat menjadi kontroversi, Snowdrop akhirnya tetap tayang dan sudah merilis dua episode. Namun, muncul kembali petisi yang dilayangkan kepada Blue House untuk membatalkan penayangan drama.

Lebih dari 200 ribu orang saat ini sudah menandatangani petisi tersebut. Mereka menyoroti penggambaran sejumlah karakter yang dianggap tidak tepat.

Pemeran utama perempuan dianggap keliru saat menyelamatkan mata-mata dari gerakan pro-demokrasi. Petisi juga membahas soal lagu yang diputar dalam salah satu adegan.

Dalam adegan tersebut, sebuah lagu bersejarah yang melambangkan gerakan pro-demokrasi pun diputar. Hal tersebut rupanya membuat sejumlah netizen tidak nyaman.

Hal ini rupanya berpengaruh pada keputusan pihak sponsor untuk menghentikan kerja sama dengan Snowdrop. Pihak P&J Group memutuskan mundur setelah sebelumnya setuju menjadi salah satu dari tiga sponsor besar untuk drama ini.

"Kami berinvestasi tanpa mengetahui detail dari plot drama Snowdrop. Kami berpikir drama ini akan memberi efek promosi yang baik," ungkap salah satu perwakilan perusahaan.

"Saat itu saya tidak menginvestigasi lebih lanjut saat staf drama menegaskan adegan yang bermasalah sudah diedit untuk mengikuti standar penyiaran. Setelah mencari tahu lebih banyak tentang isu yang ada, kami telah meminta untuk mencabut sponsorship dan mereka telah mengkonfirmasi akan menghapus nama kami mulai dari episode tiga," pungkasnya.

Sementara itu, petisi yang meminta penayangan Snowdrop untuk dibatalkan masih dibuka untuk ditandatangani dan akan ditutup pada 18 Januari 2022. Mengenai kemunculan petisi tersebut, baik pihak Snowdrop maupun Blue House masih belum memberikan komentar apa pun.

Snowdrop merupakan drama Korea yang dibintangi oleh Jung Hae In dan Jisso BLACKPINK. Drama yang ditayangkan di JTBC tersebut juga bisa disaksikan di Disney+ Hotstar.



Simak Video "Pernyataan JTBC Soal 'Snowdrop' yang Dituding Mendistorsi Sejarah"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/wes)