Felicity memulai kariernya di dunia seni peran dengan membintangi drama-drama sepulang sekolah yang dibiayai oleh Central Television. Sang paman, aktor Michael Hadley, mendorong keponakannya untuk terjun ke dunia akting ketika usianya masih 11 tahun.
Awal tahun 2000, wajah cantiknya muncul di berbagai film serial di Inggris seperti 'Servants' dan adaptasi dari novel klasik Jane Austen bertajuk 'Northanger Abbey'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tahun yang sama, Felicity menjalani pelatihan snowboarding selama dua bulan untuk mendukung perannya di film 'Chalet Girl', yang membuktikan keseriusannya untuk karakter yang diperankannya. Begitu juga ketika tampil di drama teater 'Luise Miller', sang aktris tinggal bersama keluarga penganut agama Katolik untuk mempersiapkan perannya.

Berperan sebagai asisten Harry Osborn di film 'The Amazing Spider-Man 2' semakin membuat akting Felicity diakui oleh publik. Apalagi ketika ia ditunjuk berperan sebagai istri profesor Stephen Hawking di film 'The Theory of Everything', yang dinilai mengembuskan angin segar pada film biografi tersebut.
James Marshal, sang sutradara, berpendapat bahwa akting Felicity sebagai Jane berhasil menghadirkan kehangatan yang mengubah kisah yang terfokus pada sosok Stephen Hawking, ilmuan cerdas yang terjebak dalam tubuh yang lumpuh karena penyakit ALS (penyakit saraf motor), menjadi kisah cinta yang luar biasa.
"Penampilan Eddie sangat sempurna secara fisik, namun detail yang dihadirkan Felicity sangat emosional. Ini sangat sulit untuk dilakukan," puji sang sutradara.
Atas akting luar biasanya tersebut, Felicity berhasil meraih nominasi di ajang penghargaan bergengsi seperti Golden Globe, BAFTA, Screen Actors Guild dan Academy Awards.
Hollywood Hot Profile detikHOT kali ini akan membahas lebih jauh mengenai si cantik Felicity Jones. Simak terus, ya!
(dal/mmu)











































