Jauh sebelum Kate jatuh cinta dengan dunia modeling, ia lebih dulu jatuh hati kepada olahraga berkuda. Tak jarang, model kelahiran Amerika tersebut diminta untuk mewakili American Association Horse di kejuaraan tingkat nasional.
"Aku suka pada kuda sejak kecil. Aku dan saudara perempuanku memiliki kuda poni saat tumbuh dewasa dan kami memohon pada orangtua agar dibelikan kuda," kenang Kate pada sebuah wawancara, menjawab pertanyaan soal kecintaannya berkuda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengambil kelas berkuda dan mulai mengikuti kompetisi. Kami pun semakin pandai dan terus melanjutkannya hingga ke tingkat yang lebih tinggi," sambungnya.
Setelah berhasil meraih juara di tingkat nasional, Kate pun didapuk untuk mewakili negaranya dalam kejuaraan berkuda. Atas kecakapannya yang luar biasa, ia pun berhasil memenangkan empat kejuaraan dunia.
"Mereka naik kuda setiap hari," ujar Gillespie, mantan asisten pribadi Kate di usia 13-15 tahun. "Ia benar-benar berdedikasi dan terus berusaha keras. Ia sangat hebat. Semua orang di industri berkuda mengenalnya, bahkan sebelum ia jadi model. Karena ia selalu bicara pada semua orang dan selalu memiliki hal lucu untuk diceritakan," tambahnya.
Namun kenyataannya, kompetisi-kompetisi itulah yang kemudian memperkenalkan Kate pada dunia modeling. Saat beranjak dewasa, sang model pun menyadari bakat lain yang terpendam pada dirinya.
"Ketika usiaku 12 tahun, aku pulang dari acara berkuda dan kemudian diajak masuk ke dunia modeling. Hal itu yang membawa perhatianku kepada industri modeling. Orangtuaku awalnya tak ingin aku menjadi model. Namun aku meyakinkan mereka untuk membawaku ke Miami dan aku mulai (modeling) saat usiaku 15 tahun," pungkasnya.
(kmb/mmu)











































