detikHOT janjian dengan pria bernama asli Indrayana Bidwy itu di sebuah cafe di daerah TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2014). Ia pun menceritakan tentang perjalan kelam kariernya di dunia entertainment.
Dikisahkan Bopak, sejak SMP dirinya sudah tumbuh menjadi anak yang nakal. Sosok berdarah Dayak, Kalimantan itu memutuskan kabur dari rumah bibinya di daerah Depok, Jawa Barat, dan memilih hidup dalam pelarian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semenjak itu, Bopak hidup berpindah-pindah tempat. Ia menumpang dari rumah temannya yang satu, ke rumah yang lain. Alhasil, pemilik tinggi 150cm dan berat 50kg itu tumbuh menjadi anak yang nakal.
Pria kelahiran Jakarta, 19 Mei 1967 itu kemudian terpengaruh mencoba barang-barang haram. "Dulu saya ini peminum (alkohol) hebat," ujar Bopak. Hari-harinya ketika itu selalu diisi dengan meminum minuman keras bersama para teman-temannya.
Masuk ke dunia entertainment tak membuat Bopak bertobat. Kenakalannya semakin menjadi-jadi. Pergaulan yang buruk membuat anak keenam dari tujuh bersaudara itu terjerumus lebih dalam dengan memakai narkoba.
"Saya nyabu pas awal-awal masuk dunia entertainment. Di situ gampang dapat begituan (narkoba). Tahu sendirilah. Semuanya dulu saya cobain," jelas pria yang mengisi program 'Tahan Tawa' dan 'Ada Ada Aja' di Global TV itu.
Kebebasan membuat Bopak semakin kebablasan. "Saya kan dulu merasa diri saya nggak ada ngontrol. Bebas, siapa yang bisa ngomelin? Dulu honor kepake ke situ (narkoba) semua. Tim produksi saya juga make semua," paparnya.
Kecanduan narkoba akhirnya membuat hidup Bopak hancur-hancuran. Ketika hampir mati gara-gara over dosis (OD) narkoba, dirinya akhirnya memutuskan untuk meninggalkan barang haram tersebut.
"Tobatnya pas OD. Saya OD sudah 4 kali gara gara sabu," kata Bopak dengan mimik wajah serius.
"Saya tobat karena masih punya mimpi. Kalau begini terus (pakai narkoba), orang menghina. Banyak sekali kesempatan-kesempatan pada saat itu tidak saya manfaatkan dengan baik. Akhirnya saya sadar," sambungnya.
Semenjak memutuskan berhenti jadi pecandu narkoba, hidup Bopak pun mulai tertata. Bahkan kariernya sebagai pelawak kini tengah moncer dengan banyaknya mengisi program hiburan di berbagai stasiun televisi.
"Sekarang saya sudah total berhenti dari narkoba. Ngerokok juga nggak sekarang. Bersih," cetus pria yang hobi melukis itu bangga.
Bopak juga merasa dirinya seperti bayi baru lahir saat meninggalkan narkoba. "Ternyata hidup ini indah. Keindahan yang nggak dibuat-buat. Hakikat indah yang sebenarnya itu, kalau hati kita merdeka. Tidak menyakiti, tapi memberi nyaman orang lain," tukasnya.
Bopak pun menyarankan kepada para selebriti dan pelawak untuk segera meninggalkan narkoba. "Kalau mau lepas dari narkoba, lihat wajah orangtua kita pas kita mau pakai narkoba. Itu saja," tandasnya.
(bar/hkm)