Monty Python and Holy Grail
|
|
Dianggap oleh banyak orang sebagai untuk menjadi karya Monty Python terbaik, film ini menampilkan parodi legenda Raja Arthur dari pencarian untuk menemukan Holy Grail. 'Monty Python and the Holy Grail' meraih kesuksesan di awal perilisannya, dan sempat masuk nominasi Hugo Award untuk kategori Best Dramatic Presentation.
Sleeper
|
|
Monroe kemudian terjebak di masa depan yang suram di bawah pemerintahan 'The Leader'. Banyak adegan jenaka dan mengesankan saat Monroe bergabung dengan kelompok yang melakukan perlawanan terhadap pemerintah. Yang membuat film ini semakin spesial karena berisi berbagai elemen yang menonjol dari parodi karya fiksi ilmiah.
Groundhog Day
|
|
Setelah mengetahui bahwa dia tidak bisa mati, Phil mencoba segala cara untuk membunuh dirinya sendiri. Namun ia kemudian menyadari jika usahanya tak berguna, dan belajar untuk memahami karakter orang lain.
Disutradarai Harold Ramis, film yang dirilis pada 12 Februari 1993 itu mampu meraup pendapatan hingga US$ 70,9 juta atau saat ini sekitar Rp 622 miliar.
This is Spinal Tap
|
|
Ketiga anggota band tersebut diperankan oleh Michael McKean, Harry Shearer, dan Christopher Guest yang berdialog dengan aksen Inggris yang mengejek sepanjang film. Lewat film ini, para penonton diajak tertawa melihat sisi lain dari rockstar yang bisa membuat kita terpingkal-pingkal.
Pada 2002 lalu, 'This is Spinal Tap' dinobatkan Library of Congress sebagai film yang mengandung nilai 'kultural, historis. Film tersebut juga dipilih National Film Registry Amerika Serikat sebagai film yang perlu dilestarikan.
Borat
|
|
Borat kemudian pergi ke California untuk bertemu Pamela dan mengajaknya menikah. Sepanjang perjalanannya itu, Borat banyak menjumpai orang-orang Amerika yang membuatnya terkadang bersikap kasar sekaligus kocak.
Film yang dirilis pada 2006 itu menampilkan Sacha Baron Cohen sebagai bintang utama sekaligus produser.
Halaman 2 dari 6











































