Toeti Heraty Noerhadi Meninggal Dunia, Karya Sastranya Tetap Dikenang

Delia Arnindita Larasati - detikHot
Minggu, 13 Jun 2021 10:03 WIB
Toeti Heraty Noerhadi
Foto: (dok. Djarum Foundation)
Jakarta -

Kabar duka terdengar dari dunia sastra. Guru besar UI sekaligus penulis senior Toeti Heraty Noerhadi meninggal dunia.

Kabar tersebut disampaikan oleh penerbit MataBangsa, Buldanul Khuri. Toeti Heraty Noerhadi meninggal dunia di usia 87 tahun.

"Telah berpulang ke ramatullah dengan tenang Ibunda/Bude/Ibu Mertua/Buyut yang tercinta Prof. Dr. Toeti Heraty Noerhadi binti R. Roosseno pada usia 87 tahun," tulis Buldan Khuri pada status Facebook miliknya, Minggu (13/6).

Toeti Heraty mengembuskan napas terakhir di RS MMC (Metropolitan Medical Centre) pukul 05.10 WIB. Almarhumah akan disemayamkan di rumah duka Jl. Cemara no.6, Menteng, Jakarta Pusat.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan di TPU Karet Bivak di hari yang sama.

Toeti Heraty Noerhadi sudah berkecimpung di dunia menulis sejak 1974. Ia menerbitkan kumpulan puisi pertamanya berjudul Sajak-Sajak 33 yang di dalamnya terdapat puisi-puisi seperti Dua Wanita, Siklus, hingga Geneva Bulan Juli.

Di tahun 1982, ia menerbitkan buku kumpulan puisi keduanya bertajuk Mimpi dan Pretensi. Selain itu, Toeti Heraty Noerhadi juga melakukan editing untuk sebuah terbitan puisi berbahasa Belanda dan Indonesia, juga sebuah koleksi puisi dari para penyair perempuan.

Puisi Toeti Heraty Noerhadi yang terbaru adalah Calon Arang: The Story of A Woman Victimized by Patriarchy. Puisi tersebut memberikan pandangan kritis atas persepsi dari figur tipikal Indonesia, Calon Arang.

Para pembaca diajak untuk melihat gambaran 3 dimensi dari seorang perempuan yang mencoba bertahan dalam lingkungan patrikhal yang represif. Namun sayangnya, ia malah dianggap sebagai penyihir legendaris.

Toeti Heraty Noerhadi dikenang sebagai salah satu pemikir feminis generasi pertama. Karya-karyanya yang banyak menampilkan pemikiran penting tentang perempuan akan tetap dikenang.



Simak Video "Wenny Ariani Siap Tes DNA Jika Rezky Aditya Tak Akui Anaknya"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/dal)