Sempat Tertunda, Festival Dalang Cilik Solo Kini Digelar Terbatas

Bayu Ardi Isnanto - detikHot
Rabu, 24 Feb 2021 07:20 WIB
Festival Dalang Cilik
Foto: Bayu Ardi Isnanto
Solo -

Festival Dalang Cilik akhirnya digelar setelah sempat batal karena pandemi COVID-19 tahun lalu. Kini festival itu dilaksanakan secara terbatas dengan menampilkan 10 dalang cilik selama dua hari, yakni pada 23-24 Februari 2021 di Ndalem Joyokusuman, Solo.

Kepala Bidang Pelestarian Budaya Dinas Kebudayaan Solo, Iis Purwaningsih, mengatakan gelaran kali ini murni dilaksanakan sebagai festival. Sedangkan pada tahun-tahun sebelumnya digelar seperti kompetisi.

"Dulu kan isinya lomba, 14 dalang SD dan 14 SMP, ada lombanya. Kalau sekarang 5 dalang SD dan 5 SMP dan konsepnya benar-benar festival. Mereka biar datang itu gembira, tidak ada beban. Semua kami beri hadiah," kata Iis saat dijumpai di sela-sela acara, Selasa (23/2/2021).

Menurutnya, festival kali ini bak pelipur hati anak-anak yang rindu dengan festival kebudayaan. Sebab selama setahun terakhir anak-anak tidak bersekolah tatap muka dan pemkot hanya menggelar kegiatan budaya via daring.

"Tahun lalu sebenarnya anak-anak itu sudah siap tampil, kita juga sudah siap 90 persen. Tapi empat hari sebelum festival dimulai, Solo ditetapkan KLB (kejadian luar biasa) COVID-19," katanya.

Adapun sebelumnya terdapat 26 peserta yang mendaftar untuk Festival Dalang Cilik 2021 dan mengirimkan karyanya. Karya-karya peserta dikurasi dan terpilihlah 10 orang peserta yang tampil pada festival ini.

Karena masih pandemi COVID-19, pelaksanaan Festival Dalang Cilik 2021 dibatasi 100 orang di dalam lokasi, termasuk kru dan penonton. Masyarakat bisa mengakses pertunjukan melalui YouTube.

"Ini rutin kita gelar sebagai cara meregenerasi dalang. Di Solo ternyata tidak cepat. Kita menjaring sebanyak-banyaknya, ternyata dapat 26 anak saja," ujar dia.

Sementara itu, salah satu peserta, Gabriel Sanata Putra, mengatakan sebetulnya tahun lalu dirinya juga telah siap mengikuti Festival Dalang Cilik. Pentas yang tertunda itu terbayar tuntas hari ini.

Warga Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo itu membawakan lakon Kikis Tunggarana. Lakon yang biasa dimainkan 6 jam itu harus diringkas menjadi 30-45 menit.

"Ceritanya tentang perang antarsaudara memperebutkan wilayah, salah satunya melibatkan Gatotkaca. Sebenarnya ini harus 6 jam, tapi karena dibatasi waktunya ya kemarin latihan sama guru saya diringkas," katanya.

Meski demikian, Gabriel mengaku lega bisa kembali tampil di Festival Dalang Cilik. Dia pun terus berlatih sambil menantikan gelaran semacam itu.

"Latihan terus di sanggar di Klaten, jauh dari rumah. Ya senang akhirnya bisa ikut festival lagi," tuturnya.



Simak Video "Tirtonadi Solo Berlakukan Tes GeNose untuk Pemudik"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/srs)