"Gue takut juga ninggalin kerjaan seni karena gue punya tanggungjawab yang besar untuk rakyat Indonesia. Gue nggak main-main soalnya," ujar Rachel saat berbincang dengan detikhot di Studio Persari, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (22/8/2008).
Rachel ditawari sebuah partai untuk maju sebagai caleg dengan daerah pemilihan Bandung, Jawa Barat. Ketika tawaran tersebut datang, ia sempat berpikir sekitar dua minggu.
"Karena masalah risiko waktu. Sejujurnya gue cinta sama seni peran, sinetron itu media ekspresi. Yang paling berat untuk bilang iya," tuturnya.
Bukan berarti jalan Rachel menjadi politikus mudah. Sejumlah orang menentangnya, terutama mereka yang benar-benar seniman. Namun ia kemudian bicara dengan keluarganya. Keluargalah yang kemudian membuat ibu satu anak itu memantapkan diri.
"Keluarga gue juga orang politik," kata Rachel yang mengaku darah berpolitik mengalir dari kakeknya, mantan anggota DPR/MPR.
Ketika menerima tawaran menjadi caleg, pendukung film 'Perempuan Punya Cerita' itu juga sempat memikirkan soal imej. Politikus selama ini identik dengan korupsi.
"Tapi gue pikir-pikir itu kan oknum, nggak semuanya. Yang penting niat gue baik," tandas perempuan yang jadi lawan main Delon dalam layar lebar 'Vina Bilang Cinta' itu.
(eny/eny)











































