"Saya miris bener. Anehnya itu di pinggir jalan kok masih banyak ya, ditangkepin nggak sih mereka," tukasnya saat ditemui detikhot dalam aksi pemusnahan VCD/DVD bajakan di Polda Metro Jaya, Senin (30/6/2008).
Menurut Tukul, albumnya 'Wong Deso' bajakannya mudah ditemui di mal atau pinggir jalan. Bukan hanya albumnya, VCD bajakan film yang dibintanginya 'Otomatis Romantis' juga beredar dengan gampangnya.
"Kalau misalnya bajakannya saya dapat royalti, mungkin saya dapat lebih banyak royalti daripada penjualan CD asli saya," ucap Tukul dengan nada geram.
Pembawa cara 'Empat Mata' itu berharap pemerintah bisa mencari solusi untuk peredaran VCD/DVD bajakan yang tak pernah berhenti ini. Ia mencontohkan, seharusnya VCD/DVD bajakan dijual lebih mahal dari yang asli.
"Yang bajakannya dimahalin, bulan album aslinya yang dimurahin," tandasnya. (eny/eny)











































