Di Kamboja, penyanyi latin itu menangisi korban perkosaan. Apa yang dilakukan Ricky di tengah-tengah para korban perkosaan?
Pelantun 'Livin La Vida Loca' itu sedang menjalani tugasnya sebagai pendiri Ricky Martin Foundation. Beberapa waktu lalu, ia mengunjungi sebuah kamp pengungsian di Siem Reap, Kamboja. Di sana ia kumpul bareng anak-anak yang jadi korban kekerasan seksual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku tidak akan berhenti. Kalian semua pahlawanku. Kalian adalah hadiah dalam hidupku," ujar Ricky dengan mata berkaca-kaca.
Pada konferensi PBB yang digelar di Wina Februari 2008 lalu, penyanyi yang albumnya telah terjual lebih dari 70 juta kopi itu belajar tentang masalah trafficking di Kamboja.
Ternyata Ricky Martin tidak hanya mahir goyang pinggul dan salsa. Penyanyi yang lahir di malam Natal itu menyandang gelar Duta PBB untuk UNICEF. Tugasnya keliling memberi advokasi demi kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia. (dit/dit)











































