"Mmmmm, oke next," ujar Ariel seraya tersenyum-senyum dalam jumpa pers usai sidang cerainya di Pengadilan Agama Jakarta Barat, Selasa (11/3/2008).
Jika Ariel hanya meminta pertanyaan selanjutnya, Sarah lain lagi. Saat pertanyaan soal rasa cinta itu diajukan, ia malah terdiam. Wajahnya dingin, seperti bingung harus menjawab apa.
Dengan bijak Ariel berujar kalau rasa sayang itu merupakan hal yang kompleks. "Sayang itu ada perasaan lain. Dalam hubungan suami-istri bukan hanya kepada istri, jadi ya....," tuturnya tak melanjutkan apa maksud ucapannya tersebut.
Ariel-Sarah mengarungi bahtera rumah tangga selama 3 tahun. Namun sudah setahun lebih Sarah tak tinggal seatap dengan suaminya itu.
Percekcokan mulai dari yang kecil sampai besar kerap mewarnai pernikahan sejoli dengan satu anak itu. Sampai akhirnya Ariel menggugat cerai.
Perceraian Ariel-Sarah tak bergejolak. Isu orang ketiga yang sempat mencuat sudah dibantah masing-masing pihak. Urusan harta gono-gini dan anak pun mereka sudah saling sepakat.
"Pokoknya soal kita bercerai alhamdulillah karena kalau masih bersama kita tuh sering berantem dan nggak baik untuk anak. Kalau kita sudah pisah jadi kan nggak berantem lagi," tandas Ariel. (eny/eny)











































