Keluarga Bantah Aron Ashab Diculik, tapi Direhab karena Alkoholik dan Kabur

Keluarga Bantah Aron Ashab Diculik, tapi Direhab karena Alkoholik dan Kabur

Desi Puspasari - detikHot
Senin, 19 Okt 2026 05:10 WIB
Aron Ashab
Soal pengakuan Aron Ashab diculik selama 6 bulan di Tasik. Foto: Instagram @aronashab
Jakarta -

Kreator konten Aron Ashab mengaku diculik dan disekap selama enam bulan di Tasik, Jawa Barat. Namun, kakak Aron, Gamyla, membantah adanya penculikan.

Cerita soal penculikan berawal ketika Aron mengunggah pengakuan dalam akun Instagram pribadinya pada 14 Oktober 2026. Dalam unggahan tersebut dia mengaku 'dipenjara'.

"Or bisa dibilang gw abis diculik trus dimasukin penjara. Penculikan bayaran yang dilakukan satu oknum dan difasilitasi preman preman kampretos yang sok keras berani nangkep gw pakai kekerasan, ngurung gw, nyiksa gw, gebukin gw maksa gw ini itu, dan ga fikir panjang kalo kali ini yang dia "garap" itu gw. Basically you chose the wrong motherfucker to mess with this time," tulis Aron dalam unggahannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah ceritanya viral, Aron berkonsultasi dengan Sunan Kalijaga sebagai penasihat hukum. Sunan membenarkan Aron menghubungi dirinya untuk meminta bantuan.

ADVERTISEMENT

Klarifikasi Keluarga Aron Ashab

Namun, pihak keluarga Aron, Gamyla Ashab, membuat klarifikasi soal pengakuan dari aktor dan kreator konten berusia 33 tahun itu. Dia menegaskan tidak ada penculikan.

Gamyla membuat klarifikasi dan penjelasan panjang di akun Instagram. detikcom sudah meminta izin pada Gamyla untuk mengutip pernyataan terkait pengakuan Aron.

"Statement: Keluarga bersama pihak pesantren," tulis Gamyla dilhat dalam unggahan Instagram pribadinya dilihat pada Minggu (18/10/2026).

Gamyla menegaskan Aron dimasukkan ke pesantren rehab. Dia meminta Aron untuk gak drama dan setop manipulatif.

"Dia direhab karena alkoholik dan ada masalah menyimpang dan gak terkontrol kalo mabok. Kita udah capek lahir batin. Jadi tidak ada penculilan (penculikan)!!!" tegas Gamyla.

"Di rehab ada prosedur resmi untuk angkat anak bermasalah (atas perintah ibu saya yang sudah stroke, masih penyembuhan luka, ditinggal meninggal almarhum Abah saya, masih setiap hari menghadapi ulah dia yang tidak terkontrol," lanjutnya.

Gamyla menegaskan Aron kabur dari pesantren. "Dia belum balik ke rumah sejak kabur dari rehab pesantren."

Sebagai kakak, Gamyla juga mewanti-wanti siapa yang terlibat dalam masalah ini. "Jangan main-main ini negara hukum! Itu rehab semua resmi yah bukan sembarangan!! Berbadan hukum jelas Yayasan terkenal! Dan, atas perntah ibu kandungnyaaja yah!! Jangan ikut campur jangan memperkeruh keadaan,"

Gamyla juga mengaku sudah bertemu dengan kuasa hukum Aron. Dia menyebut semua sudah dijelaskan soal masalah ini.

"Pihak pengacara sudah komunikasi langsung dengan saya sudah CLEAR," tegasnya.



(pus/tia)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads