×
Ad

Pengacara Ruben Onsu Pertanyakan Syarat Tes Kesehatan untuk Bertemu Anak

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Kamis, 03 Sep 2026 10:03 WIB
Ruben Onsu dan Sarwendah. Foto: Desi Puspasari/detikcom
Jakarta -

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah soal anak kembali bergulir. Kali ini, pihak Ruben mempertanyakan soal tes kesehatan yang disebut menjadi syarat untuk bertemu anak-anak.

Hal itu disampaikan kuasa hukum Ruben Onsu, Tiffani Setiawaty, usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).

Tiffani mempertanyakan alasan pihak Sarwendah, baru mengajukan syarat pemeriksaan kesehatan tersebut sekarang. Menurutnya, sebelumnya tidak pernah ada persyaratan serupa ketika Ruben hendak bertemu anak-anaknya.

"Ya silakan tanyakan kepada pihaknya SW, mengapa syarat itu baru diajukan sekarang. Apa perbedaannya dulu sama sekarang? Sama aja, kan? Kenapa syarat itu baru diajukan sekarang?" kata Tiffani.

Dia kemudian menyinggung momen Ruben hendak berangkat umrah. Menurut Tiffani, saat itu tidak ada permintaan agar Ruben menjalani tes kesehatan terlebih dahulu.

"Kalau memang ada syarat, pada waktu Ruben mau berangkat umrah, langsung disodorkan saja kepada si Ruben, anak-anak. Apakah ada syarat saat itu? Kan gak ada," ujarnya.

Tiffani juga mempertanyakan, pernyataan yang menyebut Ruben masih berada dalam pengawasan terkait konsumsi obat.

"Dari mana dia tahu bahwa ada minum obat, pengawasan minum obat, ada minum obat atau tidak minum obat, dari mana tahu?" tuturnya.

Menurut Tiffani, persoalan kesehatan tidak menghilangkan hak Ruben sebagai ayah. "Hak ayah tetap tidak berubah, hak ibu tetap tidak berubah terhadap anak-anaknya," tegasnya.

Soal dokumen hasil pemeriksaan kesehatan Ruben yang disebut berbeda, Tiffani menyerahkan persoalan tersebut kepada ahli dan proses persidangan.

"Itu kan nanti kan ada ahli untuk bisa menjelaskan hal itu," kata Tiffani.

Dia menegaskan, persoalan tersebut sudah menjadi bagian dari pokok perkara. "Yang pasti dari hasil klien kami adalah sudah ditunjukkan pada waktu yang lalu yaitu non-reaktif. Itulah yang kami dapat dari klien kami," ujarnya.

Ketika kembali ditanya apakah Ruben tidak dapat bertemu anak-anak karena harus menjalani tes kesehatan, Tiffani membantah hal tersebut. "Nah itu tidak pas," terangnya.

Tiffani juga mempertanyakan, dasar hukum yang menjadikan tes kesehatan sebagai syarat bagi Ruben untuk bertemu anak-anak.

"Kenapa persyaratan itu baru sekarang? Kenapa gak dari dulu persyaratan itu ada kalau memang ya, kalau memang itu memang ada keharusan itu," katanya.

Selain soal tes kesehatan, Tiffani turut bicara mengenai permintaan audit dalam perkara tersebut. Menurutnya, audit diperlukan untuk membuktikan klaim pengeluaran yang disebut berkaitan dengan pemeliharaan dan pendidikan anak-anak.

"Jadi apa yang mereka klaim gitu kan, apa yang mereka keluarkan ya sebagai pengeluaran, apakah betul itu adalah pengeluaran terkait dengan pemeliharaan dan pendidikan anak-anak? Itu yang harus dibuktikan oleh mereka," jelasnya.

Terkait klaim nafkah selama delapan bulan, termasuk biaya sekolah anak, yang disebut belum dibayarkan, Tiffani mengatakan pihak Ruben masih menunggu rincian pengeluaran.

"Ya mana, itulah makanya klien kami kan selalu meminta perinciannya. Perinciannya mana?" ucapnya.

Dia menyebut hingga kini belum menerima rincian tersebut. Begitu juga dengan bukti berupa resi atau tanda terima. Pihak Ruben mengaku belum menerima dokumen tersebut. Meski begitu, Tiffani memastikan Ruben tetap siap memenuhi kewajiban untuk kebutuhan anak-anak.

"Selama itu terkait dengan pemeliharaan anak dan pendidikan anak, klien kami akan bertanggung jawab kok. Pasti akan bertanggung jawab," tegasnya.

Sidang perkara tersebut akan kembali digelar secara e-Court pekan depan dengan agenda jawaban dari pihak tergugat.



Simak Video "Video: Mediasi Buntu, Ruben-Sarwendah Lanjut Sidang Hak Asuh Anak"

(fbr/wes)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork