Rendy Kjaernett Ungkap Obrolan Terakhir dengan Ibunda Lady Nayoan

Rendy Kjaernett Ungkap Obrolan Terakhir dengan Ibunda Lady Nayoan

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Rabu, 26 Agu 2026 09:38 WIB
Ibunda Lady Nayoan meninggal dunia.
Rendy Kjaernett Ungkap Obrolan Terakhir dengan Ibunda Lady Nayoan. (Foto: Febryantino/detikcom)
Jakarta -

Kepergian ibunda Lady Nayoan, Rima Sania Pontoh, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Tak hanya bagi Lady, sang menantu, Rendy Kjaernett, juga merasa sangat kehilangan sosok ibu mertua yang disebutnya sebagai wanita luar biasa dan tegar.

Rima diketahui telah berjuang melawan kanker ginjal selama sekitar tiga tahun. Meski menjalani kemoterapi dan radiasi, mendiang disebut tak pernah banyak mengeluh di hadapan keluarga.

Rendy bahkan mengaku kerap lupa bahwa mertuanya tengah mengidap penyakit serius. Menurutnya, Rima selalu berusaha memperlihatkan ketegaran demi keluarga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mama orang yang luar biasa. Buat aku sendiri, Mama itu bukan orang yang sesusah apa pun kondisi, keadaan, dia selalu bisa nunjukin kalau kita lagi ada masalah, dia nggak pernah nunjukin kalau dia ikut susah juga," kata Rendy Kjaernett di rumah duka Adian Nasonang Raya, Mustika Jaya, Bekasi, Selasa (25/8/2026).

Sejak keluarga mengetahui Rima mengidap kanker pada 2023, berbagai pengobatan telah dijalani. Rima sempat menjalani kemoterapi dan radiasi, bahkan kondisinya sempat membaik sebelum akhirnya penyakit tersebut kembali.

ADVERTISEMENT

"Karena dari pas kita tahu 2023 Mama sakit pun, kita nggak nyangka. Mama nggak pernah ngeluh sampai sudah diproses 3 tahun, kemo, radiasi, sempat sembuh, terus relapse," ujar Rendy.

Rendy kemudian mengungkap obrolan terakhirnya dengan Rima sebelum sang mertua menjalani perawatan di rumah sakit. Ia mengatakan hubungannya dengan Rima semakin dekat dalam beberapa waktu terakhir.

Rima disebut sangat mendukung keputusan Rendy untuk menekuni pelayanan dan bersekolah teologi hingga menjadi hamba Tuhan. Bahkan setiap kali bertemu, Rima selalu meminta Rendy mendoakannya agar bisa sembuh.

"Terakhir sebelum masuk rumah sakit, aku intens banget berdua sama dia. Mama itu kan tahu aku pelayanan, ambil sekolah teologi, sudah jadi hamba Tuhan. Mama senang banget, dia bilang, 'Mama senang Rendy jadi pendeta, doain Mama dong'," tutur Rendy.

"Setiap kali aku datang, pas baru nyampe rumah atau mau pulang, pasti pegang tangan, 'Doain Mama ya biar Mama nggak sakit dan sembuh'. Dia orang yang sangat berpengaruh menyemangati aku setelah Lady untuk terus pelayanan," sambungnya.

Salah satu kenangan yang paling membekas bagi Rendy adalah saat ulang tahunnya belum lama ini. Saat itu, Rima memberikan kejutan yang tidak disangka-sangka.

Rendy mengaku awalnya tidak berharap mendapatkan kejutan. Namun, Rima justru datang ke kamarnya pada malam hari untuk memberikan surprise.

"Momen paling berkesan pas ulang tahun aku kemarin. Mama kasih surprise. Aku pikir ya sudahlah datang saja Ma, mau nginep ya nginep saja nggak usah repot-repot kasih surprise," kata Rendy.

"Tapi Mama tiba-tiba malam-malam, aku pikir sudah tidur, dia ketok kamar kasih surprise. Terus Mama bilang, 'Doain Mama ya biar sembuh kalau didoain hamba Tuhan'. Itu yang berkesan buat aku," lanjutnya.

Sementara itu, Lady Nayoan mengenang ibunya sebagai sosok yang selalu mengajarkan keluarga untuk kuat dan percaya kepada Tuhan. Menurut Lady, ketegaran yang selama ini dimilikinya tidak terlepas dari didikan sang ibu. Rima juga disebut sebagai sosok yang tidak pernah berhenti mengingatkan anak-anaknya untuk mengandalkan Tuhan dalam menghadapi berbagai persoalan.

"Mama itu sosok yang kalau orang nanya kok Lady bisa kuat, itu karena Mama yang selalu ngingetin bahwa kita kuat karena ada Tuhan. Dari Mama aku belajar jadi orang yang terus percaya sama Tuhan. Mama pendoa yang luar biasa," ujar Lady Nayoan.

Rima Sania Pontoh meninggal dunia pada Senin (24/8/2026) pukul 19.23 WIB. Ia mengembuskan napas terakhir di usia 54 tahun 11 bulan setelah berjuang melawan kanker ginjal selama tiga tahun terakhir.



(fbr/mau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads