Langkah Piche Kota Usai Menang Praperadilan Kasus Pemerkosaan

Langkah Piche Kota Usai Menang Praperadilan Kasus Pemerkosaan

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Jumat, 17 Jul 2026 05:10 WIB
Piche Kota jadi tersangka dugaan pemerkosaan.
Piche Kota Foto: Instagram @pichekota_
Jakarta -

Kebebasan yang kini dirasakan penyanyi Piche Kota dari jeratan hukum tidak lantas membuat hidupnya kembali normal seketika. Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat ini mengaku mengalami guncangan psikologis setelah sempat menyandang status tersangka dalam kasus permerkosaan di Nusa Tenggara Timur.

Meskipun Pengadilan Negeri Atambua telah mengabulkan gugatan praperadilannya dan membatalkan status tersangka, Piche Kota mengungkapkan merasa asing dengan kehidupan sosial. Ketakutan untuk bertemu orang luar dan bersosialisasi menjadi kendala utama.

"Saya sudah jarang keluar, keseharian saya mungkin cuma masih di rumah dan tidak, masih belum buat apa-apa. Dan betul tadi Abang bilang ada trauma buat saya juga," kata Piche Kota dalam wawancara virtual, Kamis (16/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi ini membuatnya merasa perlu menarik diri dari hingar-bingar dunia hiburan untuk sementara waktu. Ia mengaku kesulitan untuk sekadar berinteraksi dengan orang-orang baru karena trauma menghadapi tuduhan serius dalam kasus pemerkosaan.

ADVERTISEMENT

"Jadi untuk memulai aktivitas atau keseharian saya mungkin saya agak ada rasa trauma. Jadi saya butuh waktu untuk diri, saya lagi biar bisa ngobrol sama orang lain atau biar bisa di dunia orang-orang lain di luar sana," ujar Piche Kota.

Meskipun merasa rindu untuk kembali naik ke atas panggung dan menyapa para penggemarnya, ia menyadari ini belum menjadi waktu yang tepat.

"Dari saya buat teman-teman semua, buat saudara-saudara teman-teman media semuanya, mungkin selanjutnya saya pasti kangen sekali dengan apa yang biasa saya buat, nyanyi, mau off air atau on air atau apapun itu kegiatan saya," ucap Piche Kota.

Piche terseret kasus pemerkosaan bersama Rifel Silla dan Roy Mali terhadap siswi SMA di Kabupaten Belu, NTT. Pemilik nama lengkap Petrus Yohannes Debrito Armando Jaga Kota itu mengatakan pemulihan terhadap dirinya diperkirakan akan memakan waktu yang tidak sebentar, mengingat dampak tersebut juga berpengaruh pada reputasinya.

Banyak rencana kerja dan kontrak yang terganggu kena imbas karena kasus pemerkosaan ini.

"Ya lumayan saya usaha karena trauma mental saya mungkin masih belum stabil atau gimana, pasti saya akan perlahan-lahan teman-teman seperti dulu, seperti biasanya bisa beraktivitas lagi pastinya," pungkasnya.



(ahs/pus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads