×
Ad

Sarwendah Serahkan Bukti soal Hak Asuh dan Nafkah Anak kepada KPAI

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Kamis, 25 Jun 2026 16:06 WIB
Sarwendah saat mendatangi Komnas Perempuan beberapa hari lalu. Foto: Ahsan/detikHOT
Jakarta -

Artis Sarwendah bersama kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) guna menyerahkan bukti tandingan untuk mematahkan narasi yang selama ini berkembang di publik. Ini masih soal hak asuh anak dan nafkah.

Chris Sam Siwu menegaskan kehadiran mereka di KPAI bukan untuk menanggapi panggilan atas laporan Ruben Onsu, melainkan menindaklanjuti pengaduan yang telah diajukan lebih dulu oleh pihak Sarwendah. Materi laporan tersebut mencakup masalah pengasuhan anak hingga persoalan nafkah yang dialami Sarwendah sejak awal pernikahan hingga saat ini.

"Kedatangan kami bermula dari surat pengaduan yang kami buat tanggal 21, ya. Lalu kami juga melakukan pengaduan online di tanggal 22 pagi jam 10.00. Ya, yang kami laporkan terkait dengan pengasuhan dan nafkah, ya. Apa materinya? Semua yang klien kami rasakan dari awal pernikahan sampai dengan saat ini," kata Chris Sam Siwu di KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).

Dalam proses pengaduan tersebut, pihak Sarwendah secara terbuka mengikuti gaya pembuktian yang dilakukan oleh kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.

Jika sebelumnya pihak Ruben Onsu mengklaim memiliki bukti pesan singkat untuk memperkuat tuduhan adanya pembatasan akses anak, maka pihak Sarwendah kini melakukan langkah serupa dengan menyerahkan bukti chat versinya kepada komisioner KPAI.

"Ya, Bang Minola menyampaikan apa, ya kita ikutilah. Bang Minola menyampaikan chat, kita sampaikan chat juga," tegas Chris Sam Siwu.

Langkah menyerahkan bukti chat dan dokumen surat ini diambil agar lembaga seperti KPAI dapat melihat permasalahan secara objektif dari kedua sisi.

"Kami memiliki bukti-bukti juga yang kami harus ajukan dan bukti ini kami gunakan supaya menjaga kepentingan anak, supaya anaknya nyaman, aman," jelasnya.

Sebagai upaya penyelesaian akhir, pihak Sarwendah telah melayangkan undangan pertemuan kepada Ruben Onsu yang direncanakan pada 11 Juli mendatang. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi titik temu bagi kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.



Simak Video "Video: Pihak Ruben Onsu Laporkan Dugaan Doktrin dan Bullying Psikis pada Anak"

(ahs/pus)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork