Erin Sebut Psikis Anak Terganggu Imbas Kasus ART

Erin Sebut Psikis Anak Terganggu Imbas Kasus ART

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Kamis, 04 Jun 2026 10:06 WIB
erin
Erin dan tim kuasa hukum yang baru saat ditemui di kawasan Jakarta. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal
Jakarta -

Perseteruan Rien Wartia Trigina atau yang akrab disapa Erin, dengan mantan Asisten Rumah Tangga (ART), kini mulai berdampak pada kondisi psikologis keluarga, terutama anak-anak.

Mantan istri Andre Taulany itu mengungkapkan, pemberitaan masif yang menyudutkan telah mengganggu ketenangan anak-anaknya yang saat ini tengah berkonsentrasi menghadapi ujian sekolah.

"Anak-anak saya yang yang kelas 12 juga lagi ujian. Anak saya yang di London juga lagi ujian. Jadi sebenarnya, ini jadi agak terganggulah dengan adanya pemberitaan seperti ini, jadi kurang fokus juga sih," kata Erin saat ditemui di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Dampak dari polemik ini tidak hanya sebatas gangguan konsentrasi belajar, tetapi juga menyerang sisi psikis mereka. Erin tidak menampik beban pikiran anak-anaknya bertambah karena, harus menghadapi narasi negatif tentang orang tua mereka.

"Pasti lah, pasti lah (psikis terganggu). Jadi yang harusnya ini gak ada pikiran kayak gini-gini ya akhirnya jadi ada kan, ya pasti ada," tutur Erin.

Sebagai seorang ibu, Erin berupaya memberikan penguatan mental kepada buah hatinya agar tidak terpuruk dengan pemberitaan yang ada. Ia mengaku, terus menjalin komunikasi dan memberikan dukungan moral untuk meyakinkan mereka kebenaran segera terungkap melalui proses hukum yang sedang berjalan.

"Tapi saya tetap terus kasih ya, rangkulan lah ke anak saya, membuktikan kalau ya Mama akan buktikan semua kalau ini nggak bener. Gitu aja sih," tegasnya.

Kuasa hukum Erin, Misyal B. Achmad, turut menyoroti dampak yang dialami keluarga kliennya. Menurutnya, tuduhan yang belum terbukti di pengadilan tersebut, telah menciptakan sanksi sosial yang berat bagi seluruh anggota keluarga.

"Ini pembunuhan karakter, kalau sampai mereka tidak terbukti. Pastinya secara psikis mereka gak nyaman, anaknya, keluarganya ya kan," ucap Misyal B. Achmad.




(ahs/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads