Sidang cerai Shindy Samuel dan pesinetron Rendy Samuel digelar hari ini di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Dalam sidang perdana tersebut, agenda masih berfokus pada pemeriksaan administrasi dan identitas para pihak dilanjutkan mediasi.
Rendy Samuel mengungkapkan, telah mengikuti seluruh proses yang berlangsung hari ini, termasuk menerima gugatan yang dilayangkan kepadanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gugatannya juga sudah saya terima," ujar Rendy Samuel.
Proses mediasi yang dijalani kedua belah pihak berlangsung sekitar satu jam. Namun, hasilnya tidak mencapai kesepakatan.
"Pada intinya sih pembahasan adalah terkait dengan mediasinya gagal," paparnya.
Dalam mediasi tersebut, pembahasan sempat menyinggung soal hak asuh. Meski begitu, tidak banyak detail yang disampaikan oleh pihak Rendy.
Terkait kabar cekcok yang sempat terdengar di dalam ruang sidang, Rendy tidak membantah adanya ketegangan. Ia menilai kondisi tersebut sebagai hal yang wajar dalam proses perceraian.
"Ya, ini kan kondisi yang memang tidak sulit, dan nggak bisa disederhanakan ya. Tidak mudah gitu. Jadi kalau misalnya memang ada hal-hal seperti itu saya rasa hal yang lumrah sih," jelasnya.
Menanggapi berbagai tudingan dari publik, Rendy memilih untuk tidak banyak berkomentar dan meminta agar semua pihak berpegang pada fakta. Rendy Samuel saat ini tengah menjadi perbincangan publik dan mendapatkan kritik tajam (sering disebut "digugat" oleh netizen di media sosial) setelah istrinya, Shindy Samuel, mengungkap berbagai masalah dalam rumah tangga mereka.
"Kalau tuduhan balik lagi, saya tetap mengajak temen-temen semuanya buat arahnya lebih ke fakta aja, gitu lho. Jangan standarnya itu adalah opini," tegasnya.
Ia juga menambahkan enggan membahas lebih jauh karena menyangkut ranah privasi.
Sidang selanjutnya dijadwalkan pada 20 Mei 2026 dengan agenda pembacaan gugatan.
Terkait isu harta gono-gini senilai Rp30 miliar yang sempat beredar, Rendy membantah kabar tersebut.
"Saya pastikan itu hal yang nggak bener dan saya rasa itu hanya salah penangkapan aja dari pihak mereka. Gitu. Dan itu bisa saya buktikan tapi tidak bisa saya detailkan sekarang," pungkasnya.
(fbr/wes)











































