×
Ad

5 Hal Soal Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Desi Puspasari - detikHot
Selasa, 05 Mei 2026 05:11 WIB
Richard Lee Foto: Febri/detikHOT
Jakarta -

Hanny Kristianto menjelaskan tentang alasan sertifikat mualaf Richard Lee dicabut. Berikut penjelasan Hanny Kristianto.

Ada lima hal yang detikcom rangkum menyoal pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee. Berikut lima poinnya:

1. Sertifikat Gak Dipakai Sesuai Fungsi

Hanny Kristianto menjelaskan soal mencabut sertifikat mualaf Richard Lee. Salah satunya, sertifikat tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Hal ini juga ada kaitannya dengan status mualaf Richard Lee yang dibawa ke masalah hukum. Ucapan pengacara Richard Lee jadi sorotan soal punya bukti kliennya mualaf.

"Nah, berarti itu kan sertifikat yang akan digunakan. Sementara saya tahu, sertifikat itu kan gak dipakai. Berarti kan satu, sertifikatnya tidak digunakan. Sertifikat itu adalah bukti administrasi yang
digunakan wajib dan disegerakan mengubah kolom agama di KTP," kata Hanny Kristianto dalam wawancara daring.

Hanny menilai Richard Lee tidak menggunakan sertifikat mualaf itu untuk syarat administrasi, tapi akan digunakan sebagai bukti konstruksi hukum di pengadilan. Ditambah ini akan menjadi bahan untuk berantem.

"Jadi ya harusnya kan secara hukum sih udah begitu lama, kok KTP-nya masih Katolik."

2. Tinggalkan Salat

Tidak ada alasan yang membenarkan soal meninggalkan salat lima waktu.

"Jadi secara Islam gak ada itu istilah, 'Oh orang kalau baru masuk Islam atau mualaf itu gak salat, wajar'. Oh gak bisa. Ketika seseorang syahadat itu, langsung diingatkan kamu harus salat wajib. 'Bersediakah kamu menjalankan salat?'. 'Iya'.

Hanny Kristianto juga mendapat pengakuan dari tim Richard Lee dan melihat langsung.

"Saya kasih buku panduan salat, buku tata cara salat. Kalau mau salat ya tinggal buka YouTube, atau waktu itu saya bilang, 'Salatnya di masjid aja ikutin orang. Apalagi kalau ikut Subuh, Magrib, Isya, nanti tahu dia baca Al-Fatihah gimana'," tuturnya.

"Tapi kalau seorang dokter, yang namanya dokter itu kan hapalannya kuat ya. Udah, dia ngaku udah 3 tahun masuk Islam, gak salat atau gak bisa salat, itu lucu, itu aneh."

3. Sertifikat Mualaf Bukan Alat untuk Menyerang

Hanny mengatakan alasan kuat mencabut sertifikat mualaf Richard Lee. Ada dua alasan penting, yakni sertifikat gak digunakan sebagaimana mestinya dan gak mau sertifikat dijadikan alat untuk saling serang dalam masalah hukum.

"Saya tidak mau sertifikat mualaf ini dijadikan barang bukti atau bahan di pengadilan untuk saling menyerang dengan sesama muslim karena ada disebutkan, 'Ya ini akan kita pakai untuk konstruksi hukum'. Loh, berarti sertifikat ini akan dilampirkan, menggugat dalam hal ini yang saya lihat Dokter Detektif atau Dokter Samira itu untuk dituntut di pengadilan," tegasnya.

"Loh saya jadi bolak-balik pengadilan dong nanti yang mengeluarkan. Repot saya, makanya saya cabut. Sertifikat ini kan cuma gunanya administratif. Menikah, mengganti kolom KTP, mengurus surat kematian. Itu salah satu fungsinya surat mualaf," bebernya.

4. Dianggap Menduakan Allah

Gak cuma soal masalah hukum, sikap Richard Lee sebagai mualaf juga menjadi catatan penting. Richard Lee dianggap menduakan Allah.

"Ya, jadi Richard ini kan ngaku di video bahwa, 'Setelah 3 tahun saya masuk Islam, eh mualaf, ini pertama kali saya ke gereja lagi, dan saya percaya Tuhan Yesus', di gereja dia mengucapkan itu. Itu kalimat menurut saya sudah tidak mengakui laailahaillallah. Sudah mengakui Tuhan selain Allah," kata Ko Hanny Kristianto.

Selain itu, ada beberapa foto dirinya dan istri berlutut di gereja. "Ada foto yang dia sama istrinya di gereja Katolik, gitu. Karena posisi duduknya beda. Di Katolik itu duduk berlutut, dengan istrinya merayakan Natal."

5. Cabut Sertifikat Mualaf Bukan Keislamannya

Hanny Kristianto menegaskan yang dicabut dari Richard Lee adalah sertifikat mualaf, bukan keislamannya.

"Kalau yang pasti saya cabut itu bukan untuk membatalkan keislamannya. Siapapun manusia selama masih hidup kita dapat kita harapkan, kita doakan dapat hidayah. Manusia pasti bisa bikin salah, termasuk saya," tegas Hanny.



Simak Video "Video: Berkas Belum Rampung, Masa Penahanan Richard Lee Bakal Diperpanjang"

(pus/wes)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork