ART Bongkar Kronologi Erin eks Andre Taulany Diduga Lakukan Penganiyaan

ART Bongkar Kronologi Erin eks Andre Taulany Diduga Lakukan Penganiyaan

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Senin, 04 Mei 2026 14:31 WIB
art erin
ART Bongkar Kronologi Erin Diduga Lakukan Penganiyaan. (Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal)
Jakarta -

Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Hera membeberkan kronologi dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh majikannya, Rien Wartia Trigina atau Erin yang merupakan mantan istri Andre Taulany. Didampingi kuasa hukumnya di Polres Metro Jakarta Selatan, Hera mengungkap kekerasan yang dialaminya bermula dari masalah sepele terkait pekerjaan rumah tangga.

Kejadian tersebut diklaim terjadi pada 28 April 2026 sekitar pukul 15.00 WIB di kediaman Erin kawasan Bintaro. Hera menjelaskan kemarahan ibu tiga anak itu dipicu oleh kondisi kamar salah satu anak majikannya yang dianggap tidak sesuai aturan rumah.

"Ya awalnya tuh saya lagi bersihin sofa di lantai dua, terus Ibu Erin ke atas, dia masuk ke kamarnya Mas Dio dan melihat hordeng itu gak dibuka, sama kamar mandinya Mas Dio gak ditutup. Di situlah dia marah," kata Hera saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hera mengaku telah melayangkan permohonan maaf dan bersedia memperbaiki pekerjaannya saat itu juga. Namun, menurut penuturannya, Erin telanjur tersulut emosi hingga merebut alat kebersihan yang sedang dipegang oleh Hera untuk dijadikan alat kekerasan.

"'Iya Bu, maaf Bu nanti saya tutup Bu'. Terus dia ngambil sapu yang saya pegang. Sapu lidi itu diambil sama dia, dipukullah kepala saya pakai gagangnya," tutur Hera.

ADVERTISEMENT

Tak berhenti pada kekerasan fisik, Hera juga menyebut majikannya melontarkan berbagai makian kasar yang merendahkan status sosialnya. Ia mengaku sangat sakit hati lantaran disebut gembel dan dihina tidak bisa bekerja di rumah mewah.

"'Kamu ini kerja asal-asalan, kamu ini tolol, kamu ini bego'. 'Maaf Bu, tapi jangan main tangan dong Bu, jangan kekerasan Bu, sakit'. Saya bilang gitu kan. Terus kata Bu Erin, 'Ya kamu soalnya kerjanya tolol! Kamu tahu gak ini tuh rumah mewah bukan kayak rumah kamu gembel'," bebernya.

Hera menceritakan momen yang dianggapnya paling mengejutkan, di mana ia mengaku ditendang oleh Erin yang saat itu disebut sedang mengenakan pakaian ibadah.

"Puncaknya dengan sapu lidi itu sore jam 3. Kemudian dilanjutkan lagi dengan tendang, ditendang. Dan itu dia pakai mukena salat ashar, nendang saya. Saya jongkok di depan dia terus ditendang kepala saya sampai saya terjengkal," jelas Hera.

Kuasa hukum Hera, Natalius Bangun, menegaskan kliennya telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Pihaknya kini tengah menunggu hasil visum dari rumah sakit untuk memperkuat laporan dugaan penganiayaan tersebut.

"Sudah memberikan keteranganlah ya, apa yang ditanya tentang kejadian tersebut gitu loh. Kurang kalau aku nggak salah ingat 20 pertanyaan. Berkaitan dengan kronologi kejadian yang kita laporkan," ujar Natalius Bangun.

Perselisihan antara Erin dan ART-nya ini mencuat ke publik setelah akun media sosial milik penyalur ART memviralkan dugaan penganiayaan tersebut. Hera melaporkan Erin ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan kekerasan fisik dan verbal.

Di sisi lain, Erin membantah keras seluruh tuduhan tersebut dan telah melaporkan balik pihak ART serta penyalurnya atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Erin mengklaim memiliki bukti rekaman CCTV yang menunjukkan bahwa peristiwa penganiayaan tersebut tidak pernah terjadi.




(ahs/mau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads