Jual Beli Bikin Hughes Naik Darah
Selasa, 30 Okt 2007 17:40 WIB
Jakarta - Mendengar kata jual beli Hughes mengaku langsung naik darah. Bukan karena harga bahan baku yang naik turun tapi lebih dari itu. Jual beli bahkan sempat membuatnya menangis.Trafficking alias jual beli manusia. Sejak beberapa tahun lalu Hughes memang mengabdikan diri bagai Duta Trafficking Indonesia. Makin hari masalah itu semakin jadi bagian dari dirinya."Trafficking ini adalah kejahatan yang terorganisir dengan rapih," ujar Hughes ditemui di Time Break Cafe, Plaza Semanggi, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (30/10/2007).Hughes menuturkan bahwa setiap minggunya ada sekitar 400 orang pekerja kita yang kena deportasi. Sementara di kedutaan Indonesia di Malaysia juga ada puluhan orang imigran gelap yang tak terurus. Hal ini membuat Hughes sedih."Pemerintah pun pusing tidak bisa berbuat apaa-apa. Saya pulang dari situ tekanan darah saya benar-benar naik. Masalah ini sudah melibatkan saya secara pribadi, secara emosi," jelas Hughes.Hingga kini Hughes terus menggalakan aksi anti traficking. Hughes ingin memulihkan imej Indonesia yang sering dianggap sebagai bangsa kuli, bangsa pembantu rumah tangga. (yla/yla)











































