Ustaz Solmed mengungkap dampak serius akibat fitnah yang beredar di media sosial dan mengaitkan dirinya dengan sosok berinisial SAM. Ia menyebut isu tersebut mengganggu kehidupan pribadi, termasuk istri dan anak-anaknya.
Ia mengaku baru menyadari luasnya persebaran isu setelah menerima banyak pertanyaan dari rekan dan penggemar.
"Ya justru karena dari pertanyaan-pertanyaan itu saya kaget gitu loh. Sehingga saya kemudian tahu berita fitnah ini. Justru karena banyak teman-teman, rekan-rekan, bahkan teman-teman kita di media juga bertanya, nah di situlah saya baru paham 'Lho ada berita apa?', oh ternyata ada fitnah yang sangat keji yang dilontarkan kepada saya," kata Ustaz Solmed di Polda Metro Jaya, kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, banyaknya pertanyaan menunjukkan isu tersebut telah menyebar luas dan membentuk opini publik yang keliru. Ia pun harus berulang kali memberikan klarifikasi.
"Pertanyaan-pertanyaan itu sangat-sangat mengganggu karena berarti pemberitaan itu amat sangat serius ketika dibaca oleh teman-teman misalnya, oleh kawan-kawan misalnya, sehingga mereka harus memerlukan klarifikasi kepada saya," tuturnya.
Kondisi ini mendorongnya melapor ke polisi setelah berdiskusi dengan keluarga. Sang istri, April Jasmine, disebut mendukung langkah tersebut.
"Ya men-support sayalah tentunya sebagai suami," ujar Ustaz Solmed.
Kuasa hukumnya, Afrian Bondjol, menilai kasus ini tidak bisa dianggap remeh karena menyangkut jejak digital yang berdampak jangka panjang, terutama bagi anak-anak kliennya.
"Ini sangat-sangat merugikan daripada kepentingan klien kami. Jadi beliau punya keluarga, punya anak dan istri, sudah cukup-cukup mengganggu ya. Tadinya kita coba diamkan tapi kok makin lama, makin lama, makin lama kok makin melonjak," pungkas Afrian Bondjol.
Laporan tersebut telah terdaftar dengan nomor STTLP/B/2687/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Kasus ini bermula dari beredarnya narasi di media sosial yang mengaitkan nama Ustaz Solmed dengan sosok berinisial SAM, yang tengah disorot sebagai terduga pelaku pelecehan seksual sesama jenis. Tudingan tersebut memicu hujatan dan dinilai merusak citra Ustaz Solmed sebagai pemuka agama.
(ahs/nu2)











































