Aktor Ammar Zoni, dijadwalkan akan kembali menjalani persidangan dalam kasus penyalahgunaan narkotika di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Menjelang agenda pembacaan duplik yang akan digelar pada Kamis (16/4/2026), tim kuasa hukum Ammar Zoni mengungkapkan, adanya dugaan pelanggaran prosedur hukum yang terjadi selama proses penyidikan di kepolisian.
Aditya Zoni didampingi kuasa hukum Ammar, Jon Mathias, telah mengunjungi Lapas Cipinang untuk mematangkan persiapan persidangan. Dalam pertemuan tersebut, tim kuasa hukum menegaskan, materi duplik akan tetap mengacu pada nota pembelaan atau pleidoi yang telah disampaikan sebelumnya guna membalas replik dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang jelas kita kan pasti kembali ke tanggapan kita terhadap replik Jaksa, kita tetap mengacu ke pleidoi," kata Jon Mathias saat ditemui di Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (15/4/2026) malam.
Lebih lanjut, Jon Mathias, membeberkan celah hukum yang ditemukan selama proses perkara ini berjalan. Ia menyoroti kewajiban penyidik, untuk memberikan pendampingan penasehat hukum sejak tahap penyidikan awal sesuai dengan amanat Undang-Undang.
"Hukuman lepas itu bisa terjadi walaupun, peristiwa pidananya ada tapi persyaratan ada persyaratan yang tidak dipenuhi dalam perkara Ammar ini. Contohnya persyaratan undang-undang udah jelas itu bahwa harus didampingi PH (Penasehat Hukum)," terang Jon Mathias.
Pihak kuasa hukum juga meyakini Ammar Zoni, murni merupakan korban penyalahgunaan narkotika untuk diri sendiri. Berdasarkan fakta di persidangan, Jon Mathias menyebutkan tidak ada bukti kuat yang menunjukkan keterlibatan Ammar dalam jaringan peredaran narkoba.
"Karena kan hakim sudah paham kan bahwa memang Ammar ini adalah penyalahguna narkotika untuk dirinya sendiri," ujar Jon Mathias.
Sementara itu, Aditya Zoni sebagai adik kandung tetap konsisten memberikan dukungan moril kepada mantan suami Irish Bella itu.
"Pasti harapannya yang terbaik untuk keputusan nanti dari hakim ketua, mudah-mudahan bisa diberikan keputusan yang terbaiklah pokoknya. Itu harapan dari keluarga," pungkas Aditya Zoni.
(ahs/wes)











































