Pihak Nikita Mirzani Laporkan Hakim ke Komisi Yudisial

Pihak Nikita Mirzani Laporkan Hakim ke Komisi Yudisial

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Jumat, 10 Apr 2026 12:25 WIB
Nikita Mirzani
Nikita Mirzani saat jalani sidang di PN Jakarta Selatan. Foto: Ahsan/detikhot
Jakarta -

Nikita Mirzani masih memendam kekecewaan. Hal tersebut karena, merasa ditinggal sidang oleh hakim untuk menghadirkan saksi dalam sidang perbuatan melawan hukum (PMH) melawan Reza Gladys di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (8/4/2026).

Tim kuasa hukum Nikita Mirzani merasa, telah diperlakukan tidak adil selama proses persidangan perdata berlangsung. Tak tinggal diam, Usman Lawara selaku kuasa hukum Nikita Mirzani langsung mengambil langkah tegas. Ia mendatangi Komisi Yudisial (KY) dan Badan Pengawas Mahkamah Agung untuk melaporkan perilaku hakim yang dianggap tidak berimbang.

"Bagaimana ceritanya kami ditinggal gitu. Makanya hari ini tadi saya kenapa terlambat, saya melaporkan hakim itu ke KY (Komisi Yudisial) sama ke Badan Pengawas Mahkamah Agung," kata Usman Lawara saat ditemui di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Usman Lawara mengaku, timnya sudah berada di pengadilan sejak pukul 09.30 WIB dan telah memberikan informasi kepada petugas mengenai keterlambatan saksi yang akan dihadirkan. Namun, secara mendadak sidang dinyatakan selesai tanpa menunggu kehadiran pihak penggugat.

"Kita datang di sana 09.30 sudah lapor di ruang sidang laporan, kami sampaikan 'Pak, saksi kami karena agendanya saksi, saksi agak telat datang kemungkinan 10.30 datang. Tolong disampaiin ke hakim atau ke panitera.' Kita sudah di situ saking kita itu pengen perkara ini terang seterang-terangnya," jelas Usman Lawara.

Pihak Nikita Mirzani merasa, haknya dirampas karena kehilangan kesempatan untuk menunjukkan fakta-fakta melalui keterangan saksi.

"Kenapa kami protes keras? Ya karena mereka itu menghilangkan hak kami untuk mengajukan saksi," tegasnya.

Kekecewaan semakin menjadi-jadi, saat mereka membandingkan perlakuan hakim terhadap pihak lawan Reza Gladys. Usman Lawara menuding hakim bersikap sangat toleran dan memberikan banyak kelonggaran waktu bagi pihak tergugat, namun justru bertindak sebaliknya kepada pihak Nikita Mirzani.

"Mereka itu sering telat. Bilang tergugat datang gak? 'Belum datang.' 'Kita skors dulu ya.' Teng diskors sidangnya buat nunggu tergugat. Kami telat sedikit saja, katakan kami telat, tapi kami tidak telat, kami telat sedikit berapa menit gitu ditinggal begitu saja. Kita mau ketemu dicuekin," pungkas Usman Lawara.




(ahs/wes)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads