Kabar soal Sienna, putri dari Marshanda dan Ben Kasyafani, yang memutuskan melepas hijab sempat viral di media sosial. Di usia 13 tahun, keputusan tersebut menuai beragam tanggapan dari publik.
Ben Kasyafani pun angkat bicara terkait hal itu saat ditemui di Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu (5/4/2026) malam. Ia menegaskan, keputusan tersebut tidak lepas dari komunikasi yang terjalin antara dirinya dan sang anak.
"Dia bercerita," kata Ben singkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya soal alasan dirinya mengizinkan, Ben meluruskan bahwa hal tersebut bukan perkara memberi izin atau tidak. Namun, ia merasa tak perlu over share.
"Ini bukan mengizinkan atau tidak mengizinkan ya. Apa istilahnya... kalau mengizinkan kan namanya secara ini agama muslim yang mungkin belajar lebih dalam lagi kita tahulah ya, jadi kita nggak perlu share karena banyak yang lebih tahu," ujarnya.
Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga komunikasi dan diskusi terbuka dengan anak. Ia juga menyampaikan valuenya sebagai orang tua.
"Tapi di luar dari itu mendingan berdiskusi terus lah. Kita berdiskusi terus mendengarkan, bercerita sambil-sambil menyampaikan juga value-value yang orang tua punya," lanjutnya.
Ben juga mengakui, pola pengasuhan saat ini perlu menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Ia menilai, ada momen di mana orang tua harus mengambil peran berbeda dalam mendampingi anak.
"Tapi kan sekarang zamannya sudah berubah. Bukan bermaksud jadi orang tua yang lemah dan sepertinya cuman ngikut anak, bukan. Tapi kadang-kadang, ada usia di mana kita harus memutuskan mau jadi orang tua atau mau jadi sahabatnya," jelasnya.
Ia memilih untuk menjadi sosok terdekat yang bisa dipercaya oleh Sienna agar anaknya tetap terbuka.
"Kadang-kadang kita jadi orang tuanya terus, anak khawatir dia ngerasa tertekan akhirnya dia tidak mau bercerita lagi. Aku akhirnya memilih sekarang menjadi sahabat terdekatnya untuk mendengarkan keluh kesahnya Sienna," ungkap Ben.
Meski demikian, Ben tak menampik adanya pergolakan batin sebagai orang tua dalam menghadapi keputusan sang anak. Namun Ben menyikapi dengan positif.
"Ya mungkin pertanggungjawaban sebagai orang tua. Ya emang tempatnya kita orang tua kan tempatnya kecewa, tempatnya untuk bersusah payah, tempatnya untuk bekerja. Mungkin sekarang ini, adalah tempat di mana Allah ngasih kesempatan gua untuk memperbaiki diri dan beramal jariyah," bebernya.
(fbr/wes)











































