Aktor Atalarik Syach berbicara mengenai perkembangan anak-anaknya. Salah satu yang paling dia wanti-wanti adalah perkembangan putra sulungnya yang sudah memasuki sudah memasuki usia remaja.
"Iya, serem lho ABG-nya. Saya bilang jangan buru-buru gede, tambah suaranya belum pecah, ya belum kering suaranya belum pecah, dia masih suaranya masih suara anak-anak. Saya lihat oh ya belum, jangan cepat-cepat gede Bang, gitu aja," ujar Atalarik Syach di Cibinong, Bogor, hari ini.
Sebagai seorang ayah, Atalarik mengaku wajar merasa khawatir. Terutama melihat anaknya mulai menunjukkan ego dan mencoba hal-hal baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya wajar-wajar buat seorang ayah seluruh dunia. Saya merasakan sekarang punya anak mau remaja, sudah punya egonya sendiri, sok taunya sendiri, yang dulu saya bikin kesalahan semoga dia tidak melakukan, tapi kayaknya dia mau melakukan, jadi ya serem juga gitu," ungkapnya.
Meski demikian, Atalarik menerapkan pola pendidikan dengan menekankan kebebasan sekaligus tanggung jawab.
"Membuat mereka tahu membedakan apa itu kewajiban sama tanggung jawab. Kewajiban-kewajiban mereka terhadap tanggung jawab di rumah, tanggung jawab di kamar mereka, kamar mandi mereka, kan mereka sudah teritorial ya udah kamar masing-masing, punya kamar sendiri-sendiri," jelasnya.
Mantan suami Tsania Marwa itu juga mengamati sejauh mana anak-anak menjalankan kewajiban dan tanggung jawab. Atalarik merasa dengan cara seperti itu, anak-anak bisa lebih mudah belajar.
(fbr/pus)











































