Kasus dugaan akses ilegal yang dilaporkan Inara Rusli ke Bareskrim Polri masih terus bergulir. Di tengah polemik tersebut, Eva Manurung, mantan mertua Inara Rusli sekaligus ibu dari Virgoun, turut berkomentar.
Eva merespons dugaan yang menyebut Virgoun sebagai pihak yang menyebarkan rekaman CCTV Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Ia mengaku bingung kenapa Virgoun diseret dalam permasalahan ini.
Eva juga mempertanyakan logika pihak yang mempersoalkan perekaman CCTV tersebut. Menurutnya, rekaman itu justru digunakan sebagai alat bukti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lu persoalkan yang divideoin orang kejahatan lu itu untuk barang bukti? Helo? Nyadar ngapa, nyadar?" ungkapnya dengan nada tinggi saat ditemui di kawasan Trans TV, Jakarta Selatan, Senin (12/1/2026).
Eva menilai yang seharusnya dibahas bukan soal penyebaran video, melainkan dugaan perbuatan yang terekam dalam CCTV tersebut.
"Masa yang harus dibahas itu lu kenapa maling? Maling apa? Ampun dah. Tobat ngapa? Capek deh," ucapnya.
Saat wartawan menegaskan apakah yang dimaksud Eva dengan "maling" itu merujuk pada Inara Rusli, Eva menjawab tanpa ragu. Ia juga menanggapi isu video tersebut di jual kepada pihak Mawa.
"Ya iya. Jadi sekarang orang kan berpikir. Mau dijual lah (video Inara dan Insanul), Allah Tuhanku. Lu mau ngejual gituan, lu kayak udah bintang Hollywood aja. Kalau lu bintang Hollywood mah, wah, juga dikejar-kejar orang kayak gitu. Geli tahu. Jangankan ngelihat, dengar aja geli. Gitu," ungkapnya.
Ia menilai persoalan ini sudah kelewat jauh karena, menyeret nama anaknya.
"Kalau masih berantem ya oke lah. Lah ini gimana sih? Dia kan juga udah akil baligh. Gimana perasaan papanya? Apa tadinya gak mikirin tuh?" tuturnya.
Eva juga menyinggung soal Inara Rusli yang disebut tinggal di rumah pemberian Virgoun setelah bercerai. Ia mempertanyakan alasan dugaan ilegal akses ke rumah tersebut.
"Lu yang akses ilegal masuk ke rumah orang. Ngapain? Main congklak dua jam? Jangan gitulah. Sadar, sadar," katanya.
Tak berhenti di situ, Eva turut menyinggung Inara Rusli yang diduga selingkuh dengan suami Wardatina Mawa. Eva mengingatkan soal konsekuensi dari setiap perbuatan yang dilakukan Inara.
"Ingat, semua perbuatan kita nanti akan dipertanggung jawabkan di kemudian hari. Apa yang lu tabur itu yang lu tuai," jelasnya.
Konflik ini mencuat pada November 2025, saat Wardatina Mawa melaporkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan. Mawa menyerahkan flashdisk berisi tujuh potongan video CCTV yang merekam kedekatan Inara dan Insanul sebagai barang bukti.
Tak terima, Inara Rusli kemudian melaporkan dugaan akses ilegal ke Bareskrim Polri. Ia mengklaim rekaman CCTV rumah pribadinya telah dicuri secara digital.
Di tengah polemik tersebut, Insanul Fahmi mengakui telah menikah siri dengan Inara Rusli pada Agustus 2025. Namun, Wardatina Mawa menegaskan tidak pernah memberikan izin poligami dan memilih menempuh jalur hukum.
(fbr/wes)











































