Aktor Surya Saputra dipandang sebagai sosok suami dan kepala keluarga yang berhasil menjaga keharmonisan rumah tangganya bersama sang istri, penyanyi Cynthia Lamusu. Tak heran jika rumah tangga mereka menjadi role model.
Surya buka suara soal kehidupan rumah tangganya. Ia menegaskan tidak ada keluarga yang benar-benar bebas dari konflik, begitu juga dengan rumah tangganya.
"Kalau dibilang harmonis, apa gak ada pergesekan? Gak juga. Tiap keluarga pasti punya ujiannya sendiri-sendiri, punya pergesekannya sendiri-sendiri. Cuman how to deal with it," kata Surya Saputra ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Surya, kunci utama dalam menjaga keharmonisan adalah cara menyikapi konflik. Ia memilih untuk tidak membahas masalah dengan istri saat emosi masih memuncak.
"Kalau saya itu, kitanya harus tenang dulu baru kita ngebahas. Gak bisa saat ini marah ayo kita bahas. Dalam kondisi marah, pasti ngebahasnya gak enak," ujarnya.
Surya mengakui sebagai seorang laki-laki butuh waktu untuk menurunkan emosinya sebelum berdiskusi. Menurutnya, kebanyakan pasangan gak memahami situasi ini.
"Kadang-kadang laki-laki tuh harus nurunin marahnya dulu. Pas sudah tenang, baru kita ngomong yuk. Tadi kamu marah kenapa? Aku gini ya? Mungkin begini alasannya," bebernya.
Ia bersyukur karena selama 17 tahun menikah, Cynthia akhirnya memahami situasi tersebut. Surya menyebut sikapnya menjauh sejenak bukan berarti lari dari masalah.
"Alhamdulillah ya istri juga akhirnya mengerti. Oh suamiku nih kalau lagi keluar begini, bukan berarti dia melarikan diri dari persoalan," ungkapnya.
"Saya gak suka ngomong dengan nada tinggi. Mendingan ngomong dengan tenang, solutif. Masalahnya ini, solusinya ini. Dibanding marah-marah, buang energi negatif," jelas aktor berusia 50 tahun itu.
Saat menghadapi pasangan yang masih emosi, Surya memilih cara untuk melakukan pendekatan yang lebih halus dengan menunda pembicaraan hingga waktu yang tepat.
"Saya pasti bilang, 'Yang, udah. Ini kayaknya kita gak ketemu titik temunya. Kita ngomongnya nanti aja ya, biar sama-sama tenang'. Kalau diterusin malah jadi masalah," ungkap bapak dua anak itu.
(fbr/pus)











































