Komika sekaligus konten kreator Musdalifah Basri, dikenal sebagai sosok yang tidak pernah setengah-setengah dalam memproduksi konten. Namun, totalitas tersebut rupanya sempat membuahkan pengalaman buruk bagi kulit wajahnya.
Kejadian tersebut, bermula saat Musdalifah memutuskan untuk membuat konten parodi menjadi seekor monyet. Untuk mendapatkan tampilan yang meyakinkan, ia menggunakan cairan pewarna untuk merias seluruh wajahnya. Tak disangka, bahan kimia yang terkandung dalam cairan tersebut ternyata sangat keras dan tidak cocok untuk kulit wajah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata itu cairan yang bahaya buat muka. Jadi habis ini mukaku tuh sampai merah, sampai gatal-gatal gitu, sampai sekarang masih ada bekasnya," kata Musdalifah Basri saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
Hingga saat ini, ia masih harus berjuang melakukan perawatan rutin untuk memulihkan kondisi kulitnya. Musdalifah mengungkapkan, bekas luka akibat cairan kimia tersebut masih terlihat jelas, terutama saat dirinya tidak mengenakan hijab.
"Nah itu sampai sekarang aku rawat karena hitam putih itu, merah mukaku tuh. Jadi kalau misalkan aku lepas hijab nih, itu kayak ada bekas monyet gitu," bebernya.
Insiden tersebut menjadi teguran bagi Musdalifah. Ia kini lebih selektif dan berhati-hati dalam menggunakan riasan atau properti untuk kebutuhan konten.
"Pelajarannya jangan sembarangan, walaupun kita totalitas tetap kesehatan dan keselamatan nomor satu," pungkasnya.










































