Rasya Minta Diselamatkan Tamara

Rasya Minta Diselamatkan Tamara

- detikHot
Selasa, 08 Mei 2007 18:43 WIB
Rasya Minta Diselamatkan Tamara
Jakarta - Tamara Bleszynski untuk kesekian kalinya gagal bertemu Rasya. Sabtu (5/7/2007) lalu Tamara sudah membuat janji dengan Rafly untuk bertemu Rasya. Ia akan mengajak putranya tersebut untuk main bowling.Tiba di rumah Rafly di kawasan Tamara malah mendapati rumah yang kosong. Penjaga rumah mengatakan sudah sejak pukul 07.00 pagi, Rafly dan Rasya pergi. "Rasya sudah dievakuasi dari awal. Padahal saya sudah bilang akan datang jam 10," cerita Tamara, usai bertemu dengan Ketua KPAI Giwo Rubiyanto Wiyogo di kantor KPAI, kawasan Menteng, Jakarta Pusat.Sudah hampir tujuh bulan bintang iklan sabun itu tidak bertemu Rasya secara intens. Padahal sesuai dengan keputusan Mahkamah Agung, meski hak asuh ada di tangan Rafly, sebagai ibu ia masih boleh bertemu.Berbagai cara pendekatan untuk bertemu Rasya juga sudah ditempuhnya. Sayangnya cara-cara tersebut selalu gagal.Bertemu dengan Rasya di sekolah adalah salah satu contohnya. Setelah pertemuan Tamara dengan Rasya di sekolah beberapa waktu lalu, ternyata Rasya kini sudah tidak lagi menuntut ilmu di Singapore International School."Dia jadi home schooling, itu kan tidak benar," tukasnya.Tamara melihat Rasya seperti mendapat tekanan. Putranya yang berumur delapan tahun itu seperti berkepribadian ganda. Ada saat dia menjadi Rasya yang benar-benar berkelakukan seperti usianya, ada juga ketika ia berubah lebih dewasa."Dia berubah, mengeluarkan kata-kata mahkamah agung, tukar guling," cerita Tamara.Saat pertemuan Rasya, Tamara dan Rafly digelar belum lama ini di KPAI, aktris cantik itu merasa anaknya sangat bahagia. Namun ketika ditanya kenapa ia tidak pernah mengangkat telepon darinya, raut wajah Rasya berubah ketakutan. Dengan takut ia memberikan nomor teleponnya pada Tamara.Bintang film Issue itu seperti melihat Rasya memberinya sinyal untuk diselamatkan. Dalam pandangan Tamara, kalau tidak ada Rafly, Rasya pasti mau bertemu dengannya.Sebagai ibu, Tamara berharap ia bisa menjalani hidup yang normal. Kalau memang tidak bisa bertemu Rasya setiap hari, setidaknya satu minggu sekali. "Menginap kalau bisa," pintanya. (eny/eny)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads