Alda Diduga Bercinta dengan Ferry Sebelum Tewas
Kamis, 26 Apr 2007 14:42 WIB
Jakarta - Keberadaan sperma di alat kelamin Alda, menimbulkan dugaan Ferry bercinta dengan Alda Risma, sebelum akhirnya Alda tewas. Namun dugaan tersebut dipatahkan. "Soal di BAP ada sperma di lubang kemaluannya korban, itu menurut pengakuan klien saya, selama di hotel klien saya tidak pernah melakukan hubungan dengan korban," kata pengacara Ferry, Zaky Tanjung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (26/4/2007).Zaky menyampaikan pembelaannya tentang Ferry usai sidang yang beragendakan keterangan saksi-saksi. Dalam sidang kali ini, saksi-saksi yang dihadirkan adalah dua petugas keamanan Hotel Grand Menteng, Achmad Romani, Bambang Hadi serta supir taksi Gading, Revolision. Revolision merupakan supir taksi yang membawa Alda dari hotel hingga Rumah Sakit Mitra International.Ahmad Romani yang dimintai keterangan pertama menjelaskan ia diminta resepsionis ke kamar 432 tempat Alda menginap. Resepsionis menyebutkan di kamar tersebut ada yang sakit.Sesampainya di kamar yang dilihatnya dalam keadaan berantakan, Ferry tampak hanya berdua saja dengan Alda. Ia kemudian diminta untuk menggotong Alda yang terbaring di tempat tidur untuk dibawa ke rumah sakit."Matanya melek, tapi melek nggak sadar karena nggak berkedip-kedip dan bola matanya nggak gerak," ujar Ahmad.Ahmad dan dua rekannya yaitu Bambang dan Mulyadi kemudian menaruh Alda ke dalam troli. Sewaktu dibawa dengan troli, kaki Alda yang kaku tidak bisa ditekuk.Alda, Ferry dan seorang temannya bernama Naran kemudian masuk ke dalam taksi dan menuju rumah sakit Mitra International. Selang beberapa waktu, Ferry ternyata kembali lagi ke hotel untuk mengurus administrasi.Oleh petugs resepsionis, Ahmad diminta ikut dengan Ferry yang kembali lagi ke hotel dengan Nissan X-trail. Saat di dalam mobil, ia mendengar Ferry berbicara dengan seseorang melalui telepon. Sayang karena percakapan dalam bahasa Inggris, Ahmad tidak tahu apa isi pembicaraannya. (eny/eny)











































