Deddy Corbuzier Nyaris Bunuh Istri

Deddy Corbuzier Nyaris Bunuh Istri

- detikHot
Rabu, 28 Feb 2007 14:14 WIB
Deddy Corbuzier Nyaris Bunuh Istri
Jakarta - Setelah beberapa waktu lalu diguncang kabar selingkuh, kali ini sesuatu yang menghebohkan kembali terjadi dalam hidup Deddy Corbuzier. Ia nyaris membunuh istrinya, Kalina.Deddy nyaris saja membunuh Kalina saat ia menggelar atraksi sulap bertajuk 'Jakarta Underwater: Dead Defying Milk Can Escape' di Kafe Tenda Semanggi (KTS), Rabu (28/2/2007). Dalam atraksi tersebut, pria yang menyebut dirinya sebagai mentalist itu memasukkan sang istri ke dalam sebuah tong susu berisi air.Tong susu tersebut berdiameter 30 cm dan tingginya 95 cm. Setelah Kalina jongkok, tong ditutup dan dikunci dengan empat gembok. Setelahnya, Deddy menutup tong dengan tirai hitam.Deddy masuk ke dalam area yang ditutupi tirai hitam tersebut. Pada para wartawan yang menyaksikan atraksinya, mentalist yang kerap berpakaian hitam itu hanya menampakkan tangan.Setelah 3 menit 27 detik, tirai hitam dibuka. Tampak Kalina tergelatak di tanah. Ia seperti tidak bernafas. Dokter yang memang berjaga-jaga, langsung sigap mendatangi ibu dari satu orang anak itu. Ia memberi Kalina oksigen."Tadi Kalina sempat gagal nafas," kata dr. Timbul, di Warung Si Doel, Kafe Tenda Semanggi, Jakarta, Rabu (28/2/2007).Dalam jumpa pers usai atraksi, Deddy mengaku sangat takut saat tahu istrinya sempat gagal nafas. Yang terpikir di kepalanya ketika itu adalah bagaimana nasib anaknya. "Setelah di ambulan dia mulai batuk-batuk saya sudah tenang," ujarnya.Atraksi yang dilakukan Deddy kali ini terinspirasi dari 'Dead Defying Milk Can Escape' yang pernah dilakoni Houdini. Pesulap asal Hungaria itu, pernah menjalani atraksi yang sama pada 1908. Sementara itu Kalina yang sempat gagal nafas, mengaku ketakutan ketika berada di dalam tong penuh air. Meski sudah berlatih sebanyak empat kali, tetap saja ia ngeri nyawanya hilang. Apalagi air masuk ke tubuhnya baik lewat hidung, mulut dan kuping.'Jakarta Underwater: Dead Defying Milk Can Escape' yang digelar Deddy sebenarnya merupakan bentuk protes mentalist itu pada pemerintah DKI Jakarta atas kegagalan mereka mengatasi banjir. Sayangnya meski diundang, tak ada satupun pejabat pemerintah DKI yang hadir di KTS. (eny/eny)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads